Berita

Dradjad Wibowo/net

Politik

Di Bawah Rizal Ramli Kadin Harus Move On

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 22:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Didaulatnya ekonom senior DR. Rizal Ramli sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memberi harapan baru bahwa organisasi para pengusaha itu harus bergerak alias move on untuk melaksanakan kerja-kerja sesuai platform organisasi. Bukan malah terjebak pada kepentingan politik segelintir elit semata.

"Bukan cuma ajang lobby elitis. Lebih efektif kembangkan Indonesia Inc," ujar ekonom Dradjad Wibowo dalam keterangannya kepada redaksi, Minggu (29/9).

Dengan kepemimpinan baru, Kadin diharapkan bisa optimal dan memaksimalkan kerja-kerja ekonomi untuk kepentingan bangsa. Tapi, tidak sulit juga untuk meyakini di bawah komando Rizal Ramli, Kadin akan bisa mengoptimalkan kerja-kerja tersebut. Rizal Ramli dikenal memiliki kemampuan mumpuni baik terhadap soal-soal makro maupun mikro ekonomi. Apalagi, Rizal Ramli sendiri menegaskan posisi di Kadin untuk memperjuangkan ekonomi yang menguntungkan kekuatan bisnis nasional, daerah, dan rakyat Indonesia.


"Ya, Kadin lebih riil saja kontribusinya untuk perekonomian," ujar Dradjad lagi.

Diketahui, pada 28 September kemarin, Rapat Pimpinan Nasional Kadin yang digelar di Bali memilih secara aklamasi Rizal Ramli sebagai Ketua Umum Sementara Kadin sebelum Musyawarah Nasional VII Kadin pada Oktober mendatang.

Acara itu juga memilih Setiawan Djody sebagai Ketua Dewan Penasehat dan Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Dewan Pembina Kadin.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya