Berita

Politik

Prabowo Konsolidasi Dengan Pengacara Wilfrida

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 21:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memenuhi janjinya untuk memperjuangkan kebebasan Wilfrida Soik, TKI asal Belu, NTT yang terancam vonis mati di Malaysia. Selain telah menunjuk tim kuasa hukum untuk membela Wilfrida, Prabowo akan hadir langsung di persidangan Wilfrida di Pengadilan Kota Bharu, Klantan Malaysia dengan agenda pembelaan di putusan sela.

Mantan Danjen Kopassus ini mengawali perjalanannya ke Malaysia dengan terbang menggunakan helikopter dari kediamannya di Hambalang, Bogor, menuju Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Mengenakan topi berlambang Gerindra, kemeja putih lengan panjang yang digulung dan kaca mata hitam, pria 62 tahun ini kemudian terbang ke Kuala Lumpur menggunakan pesawat pribadi, siang tadi pukul 12.30.

Dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih dua jam, Prabowo yang ditemani Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Gerindra Sudaryono dan tiga orang staf tiba di Bandara Sultan Abdul Aziz, Kuala Lumpur, pukul 15.30 waktu setempat. Seperti diketahui, perbedaan Waktu Indonesia Bagian Barat dan Malaysia adalah satu jam.


Sudaryono menjelaskan, bahwa setibanya di negeri jiran, Prabowo Subianto akan bertemu dengan pengacara Wilfrida yakni Tan Sri Dr Muhammad Shafee Abdullah serta asistennya Ms Tania Scivetti untuk melakukan konsolidasi dalam persiapan pembelaan putusan sela Wilfrida di Pengadilan Kota Bharu, Klantan, Malaysia.

"Pak Prabowo akan menggelar pertemuan dengan pengacara wilfrida. Pertemuan itu dalam rangka Konsolidasi untuk persiapan sidang besok," kata Daryono sapaan akrab dari Sudaryono, dalam keterangannya yang diterima redaksi, Minggu (29/9).

Aksi Mantan Komandan Jenderal Kopassus ini dalam melakukan penyelamatan kepada para buruh migran tak hanya dilakukan pada saat ini saja, pada bulan Januari 2012 lalu, Prabowo juga berhasil memulangkan 300 TKW yang tidak terurus di KBRI Yordania. Kini hanya tinggal 30 di antara 300 tersebut, dan diperkirakan bulan ini sudah bisa pulang ke Indonesia semua. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya