Berita

Politik

Pramono Edhie: Harusnya Bobot Pemberitaan Tidak Mengarah ke Hal Negatif

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 18:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Pramono Edhie Wibowo menyayangkan pemberitaan media yang kini lebih banyak memberitakan tentang pertikaian antarmasyarakat, kerusuhan dan keburukan dari Indonesia sehingga terkadang mengganggu stabilitas nasional.

"Memang seharusnya media kita kini menyuguhkan berita yang berimbang," kata Pramono Edhie saat berdiskusi dengan awak media lokal di Sorong, Papua, Minggu (29/9).

Menurut dia, sudah seharusnya media itu memberitakan sesuatu demi optimisme publik. Jangan sampai bobot pemberitaan mengarah kepada yang negatif karena pola pikir kita akan berubah.


"Banyaknya pemberitaan negatif dapat membuat masyarakat menjadi pesimis dengan negaranya sendiri," kata kandidat konvensi Capres Partai Demokrat itu seperti disiarkan Antara.

Sesuatu yang selalu diingat masyarakat adalah berita yang sering disimak. Maka jika masyarakat terus disuguhi tentang kerusuhan terus-menerus kemudian yang diingatpun adalah hal-hal yang tidak baik.

"Media itu sangat mempengaruhi bangsa. Tulis apa adanya, yang baik dan buruk sesuai porsinya secara imbang bukan melulu tentang perselisihan," katanya. [dem]



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya