Pihak keamanan dan anti teroris sedang menelusuri informasi yang menyebutkan bahwa seorang wanita berkulit putih ada di antara para penyerang mal mewah di pusat kota Nairobi, Kenya, pekan lalu.
Bila benar, maka bisa jadi wanita berkulit putih itu adalah sang Janda Putih yang selama ini dicari-cari.
Janda Putih adalah sebutan yang digunakan media London untuk Samantha Lewthwaite. Ia adalah janda salah seorang pengeboman subway di London bulan Juli 2005, Germaine Maurice Lindsay.
Tak lama setelah peristiwa itu Samantha Lewthwaite menghilang, dan dipercaya bergabung dengan kelompok teroris.
Jurnalis
BBC Peter Taylor yang baru kembali dari Kenya mengatakan ibu muda berusiai 29 tahun itu kini menjadi semacam sosok mitologi.
"Bila ia tewas dalam serangan di Wesgate Mall, itu berarti ia menjadi martir seperti yang dilakukan suaminya," ujarnya.
Sementara itu, belum diketahui apakah Samantha Lewthwaite termasuk dalam kelompok penyerang yang berhasil ditembak mati polisi dan tentara Kenya ketika baku tembak terjadi.
Di sisi lain, ada keraguan bahwa Samantha Lewthwaite bergabung dengan kelompok seperti Al Shabaab. Analis keamanan
CNN Peter Bergen, misalnya, mengatakan bahwa kelompok seperti Al Shabaab biasanya bersifat misogynist atau membenci perempuan.
"Pandangan mereka seharusnya perempuan berada di rumah bersama anak-anak," ujarnya.
Samantha lahir di Buckinghamshire dari pasangan Andy Lewthwaite dan Christine Allen. Ayahnya adalah tentara Inggris. Samantha disebutkan menghabiskan masa kecilnya di Aylesbury Irlandia Utara.
Seorang politisi lokal Aylesbury, Raj Khan, yang mengenal keluara Lewthwaite meragukan keterlibatan Janda Putih dalam aksi di Kenya. Kepada
BBC dia mengatakan bahwa Samantha adalah wanita biasa seperti kebanyakan wanita Inggris lainnya.
Samantha masuk Islam di usia remaja. Menurut salah seorang guru di bekas sekolahnya, Novid Shaid, Samantha sangat bangga mengenakan jilbab. Pada perkembangan selanjutnya ia mulai memakai jalabiya penuh yang biasa dilakukan mualaf ketika mereka menjadi lebih serius dengan Islam.
BBC juga mengatakan, Samantha bertemu suaminya melalui jejaring dunia maya Muslim. Beberapa bulan setelah perkenalan di dunia maya, mereka menikah dan memiliki dua anak. Setelah kematian Lindsay, Janda Putih diperkirakan memiliki dua atau tiga anak lagi. Tidak ada informasi jelas mengenai pernikahannya setelah 2005.
Ketika peristiwa pengeboman subway London 2005, Samantha sedang mengandung anak keduanya dari Lindsay. Kepada media massa ia mengecam tindakan suaminya dalam peristiwa yang menewaskan 56 orang itu.
[dem]