Berita

Presiden Obama

Dunia

Obama Akui Pembicaraan dengan Presiden Iran dapat Perbaiki Hubungan

SABTU, 28 SEPTEMBER 2013 | 07:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengkonfirmasi pembicaraan via telepon antara dirinya dan Presiden Iran Hassan Rouhani. Itu adalah pembicaaan pertama dalam tiga dekade terakhir antara pemimpin kedua negara.

Menurut Obama dalam keterangannya di hadapan media di Gedung Putih, ada kemungkinan pembciaraan itu akan menghasilkan sebuah persetujuan berkaitan dengan isu nuklir Iran yang dapat memperbaiki hubungan kedua negara sejak peristiwa penyerangan Kedubes AS di Tehran 1979.

"Disamping tentu saja masih ada beberapa hambatan penting untuk melangkah maju dan keberhasilan tidak digaransi, saya percaya kita dapat mencapai solusi komprehensif," ujarnya.


Masih kata Obama dalam pembicaraan itu ia menggarisbawahi pernyataan Rouhani sebelumnya yang membuka kemungkinan berdialog dengan Barat untuk menyelesaikan isu nuklir.

"Ujiannya nanti sangat berarti, transparan dan merupakan aksi yang dapat diverifikasi yang juga dapat menciptakan perbaikan terhadap sanksi dunia internasional yang sedang berlaku," sambungnya.

Pembicaraan kedua tokoh itu terjadi di akhir Sidang Umum PBB di New York dan berlangsung selama 15 menit.

Pembicaraan terakhir presiden AS dengan presiden Iran adalah tahun 1979 antara Presiden Jimmy Carter dan Shah Mohammed Reza Pahlavi sebelum Pahlavi digulingkan. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya