Berita

mega-prabowo/net

Prabowo dan Megawati Adu Konsep di Hadapan 300 Rektor

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 | 20:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto akan bertemu untuk mengadu konsep dan pemikiran mengenai bangsa dan negara.

Adu konsep Mega dengan Prabowo akan dilakukan di kampus Universitas Diponegoro Semarang, dalam Pertemuan Regional Forum Rektor Indonesia yang akan dihadiri 300 Rektor atau Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, KPU, KPUD, Bawaslu dan Bawaslu Daerah serta aktivis Mahasiswa se-Jawa Tengah.

"Besok, Megawati dan Prabowo masing-masing akan memaparkan pemahaman mereka akan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, serta visi dan misi dari partai politik yang mereka pimpin," terang Ketua Forum Rektor Indonesia, Prof. Dr. Laode M. Kamaluddin, dalam keterangan persnya, Jumat (27/9).


Laode yang merupakan Rektor Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang ini menjelaskan bahwa kegiatan ini perlu dilakukan untuk memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat bahwa elektabiltas dan popularitas dari seorang calon presiden saja tidak cukup untuk memimpin transformasi bangsa Indonesia. Bahkan menurutnya, jika pemimpin yang terpilih dalam Pilpres 2014 mendatang tidak memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik, maka bukan tidak mungkin ekonomi Indonesia akan terpuruk dan Indonesia menjadi negara gagal.

"Indonesia saat ini sedang berada di persimpangan jalan. Jika di Pemilu 2014 bangsa Indonesia memilih pemimpin yang handal, kita bisa menjadi negara yang sangat kuat, negara yang sangat diperhitungkan di Asia bahkan di dunia," harapnya.

Laode menjelaskan, Acara yang akan berlangsung besok dan dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo adalah rangkaian agenda Forum Rektor Indonesia yang telah dilaksanakan di enam regional seluruh Indonesia dan akan menjadi rangkaian agenda Forum Rektor Indonesia di seluruh provinsi se-Pulau Jawa.

"Acara ini diharapkan turut memberikan kontribusi positif terhadap masa depan Indonesia yang akan ditentukan oleh pemimpinnya," tukasnya.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya