Berita

joko widodo/net

Olahraga

PDIP Minta Jokowi Jangan Dengarkan Mendagri

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 | 15:59 WIB | LAPORAN:

Penolakan ratusan warga terhadap keberadaan Susan Jasmine Zulkifli yang beragam kristen sebagai Kepala Kelurahan di Lentang Agung (LA) sampai juga di tingkat menteri. Aksi demo yang dilakukan oleh segelintir orang ini menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi harus diperhatikan dan dievaluasi.

Banyak kalangan prihatin dengan tanggapan Mendagri yang dianggap kurang paham mengenai prinsip empat pilar bangsa dan isi Pancasila. Salah satunya tanggapan miring dari Anggota Komisi B DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Prasetyo Edi Marsudi.

"Kalau masih membanding-bandingkan agama buat apa ada Bhineka Tunggal Ika dan empat pilar kebangsaan di negeri ini? Apa dia (Mendagri) nggak ngerti soal itu? Coba tanya ke Mendagri dia ngerti nggak soal itu," ujar Pras saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (27/9).


Pras menyayangkan sikap Mendagri yang sesumbar di media tanpa memahami persoalan yang terjadi di lapangan. Bahkan menurut Pras, Mendagri tidak menghormati hak otonomi daerah yang dimiliki oleh tiap provinsi di Indonesia. Selain itu, menurutnya Mendagri telah mencoba mengarahkan Gubernur DKI untuk mengambil keputusan yang berada di luar wewenangnya.

"Makanya apa gunanya otonomi daerah. Nggak usah 'cawe-cawe' urusi rumah tangganya orang. Kalau ada masalah seharusnya dia berbicara dengan Pak Gubernur. Bukannya membuat statemen seperti itu," tegas Pras.

Pras mengimbau agar Mendagri tidak mengembuskan isu Suku, Agama, Ras, Aliran kepercayaan (SARA) di tengah kondisi Indonesia yang tidak kondusif seperti ini. Lurah LA yang merupakan lurah hasil lelang jabatan menurut Pras pasti memiliki kinerja yang baik. Kendati pun Lurah LA kurang bagus maka yang berhak memutuskan dan memindahkannya adalah Gubernur DKI.

"Masalah agama di NKRI ada beragam agama. Apa artinya ini kalau masalah agama Lurah LA dipermasalahkan. Mendagri ikut-ikutan dalam hal agama. Emang agama kristen dilarang di Indonesia. Saya support apa yang dikatakan gubernur," ujarnya. [rus]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya