Berita

Politik

Keunggulan Ibas Tak Lepas karena Sosoknya sebagai Putra Mahkota

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 22:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Publik ingin Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang dimunculkan Partai Demokrat sebagai pemimpin nasional, bukan Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, atau juga Ani Yudhoyono.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN), Yasin Mohammad menuturkan, survei terbaru yang dilakukan lembaganya menunjukkan tingkat keterpilihan Ibas sebagai capres pilihan publik dari Demokrat mencapai 20,6%, unggul dari Marzuki Alie dengan tingkat elektabilitas 18,4%, Ani Yudhoyono 7,6%  dan Pramono Edhie Wibowo 5,7%.

"Fenomena tersebut tidak lepas dari sosok Ibas sebagai putra mahkota," kata , Kamis (26/9).


Selain itu, katanya, publik lebih menginginkan Ibas yang diusung sebagai capres oleh Partai Demokrat juga memiliki jabatan strategis di Demokrat.

Ibas, katanya, memang jarang muncul di media. Tapi karena menduduki jabatan penting di Demokrat agenda-agenda politik Demokrat berada dalam tampuk dirinya, setelah kemunduran Anas Urbaningrum dari partai demokrat dan SBY menjadi pemegang kendali Demokrat.

"Selain itu, Ibas juga melakukan kegiatan yang menyentuh rakyat langsung dan sering turun ke daerah-daerah baik dalam kegiatan yang diagendakan Partai Demokrat maupun kegiatan politik lainnya," kata Yasin.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya