Berita

Nusantara

Saksi Terima Kambing Bergambar Karsa

RABU, 25 SEPTEMBER 2013 | 22:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sidang kedua gugatan sengketa pilgub Jatim menghadirkan saksi yang diajukan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawirwdja (Berkah). Dari dua puluh saksi yang dihadirkan, semua memberatkan pasangan incumbent, Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa).

Di antara saksi yang dihadirkan adalah mereka yang menerima kambing dalam program Jalin Kesra.  Dalam penerimaan dana bantuan tersebut penerima diarahkan bahwa bantuan tersebut dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Pakdhe Karwo.

"Saya mendapatkan 3 kambing dari Gubernur Jatim dari kepala dusun," ujar Rifai saat bersaksi di persidangan gugatan Berkah terhadap Karsa, di MK, Rabu (25/9).


Kambing kambing tersebut diberikan berdasarkan perintah kepala dusun (Kasun) dan dinas dinas terkait. Di dalam pemberian kambing tersebut Kasun beserta dinas terkait menjelaskan bahwa setiap warga yang mendapat bantuan kambing tersebut diberi stiker dan poster yang bergambar Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.

"Setelah diberi kambing kami diberi arahan bahwa bantuan ini dari Gubernur Jatim," jelas Rifai.

"Tidak pemberian kambing, adapula bantuan berupa pasir, batu krikil untuk pengaspalan plengsengan di desa. Juga batu dan pasir untuk bikin plengsengan," tukasnya.

Untuk meyakinkan majelis hakim, saksi bahkan membawa 2 kambing yang diterima dari Jawa Timur ke Jakarta. Kambing tersebut dibawa dengan kendaraan pribadi yang disiapkan tim Berkah. Kambing tersebut memang tidak sempat dibawa masuk ke ruang sidang. Dua kambing yang dikasih tulisan Jalin Kesra Pakde Karwo itu diikat di pohon depan gedung MK. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya