Berita

Hukum

KPK, Sita Kekayaan Pati Polri Penerima Uang Simulator SIM!

RABU, 25 SEPTEMBER 2013 | 16:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi didesak untuk menuntaskan kasus korupsi Simulator SIM dengan mengusut aliran dana yang diterima Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) dan Primer Koperasi Polri (Primkoppol).  

"Usut tuntas aliran dana ke Itwasum Polri dan Primkoppol. Siapa pun yang terlibat harus diperiksa, ditahan, dan disita kekayaannya," ujar Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (25/9).

Neta menegaskan dalam penanganan kasus Simulator SIM maupun fakta-fakta di persidangan Tipikor sudah terungkap adanya aliran dana kepada sejumlah pejabat tinggi (Pati) Polri. Untuk itu, KPK harus bekerja serius dan segera menuntaskan kasus tersebut dengan cara memeriksa, menjadikan tersangka, dan menahan pati Polri yang diduga menerima aliran dana Simulator SIM. Sehingga, kasus ini tidak hanya "mengorbankan" Irjen Djoko Susilo.


Neta menyayangkan sudah hampir sebulan pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis terhadap Irjen Djoko Susilo tapi belum ada tanda-tanda KPK akan memeriksa sejumlah tersangka lainnya. Padahal, pemeriksaan ke jajaran Itwasum Polri akan menjadi terapi kejut kedua bagi Polri setelah sebelumnya KPK membongkar kasus korupsi Simulator SIM.

"IPW berharap Kapolri dan jajaran Polri memberi dukungan penuh bagi KPK agar tikus-tikus di Polri bisa dibersihkan," demikian Neta. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya