Berita

Hukum

KPK, Tahan Anggota DPR Penerima Dana Simulator SIM!

RABU, 25 SEPTEMBER 2013 | 15:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ind Police Watch (IPW) mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi bekerja serius dan segera menuntaskan kasus Simulator SIM. Lembaga anti rasuah itu harus memeriksa, menjadikan tersangka dan menahan anggota DPR yang diduga menerima aliran dana dari Simulator SIM.

"KPK harus segera memeriksa, menahan, dan menyita kekayaan semua anggota DPR yang disebut-sebut terlibat menerima dana Simulator SIM. Jangan sampai para tikus-tikus di DPR itu enak-enakan, kemudian gaya-gayaan mencalonkan diri lagi sebagai anggota legslatif di pemilu 2014. KPK harus bergerak cepat," ujar Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (25/9).

Neta menyayangkan sudah hampir sebulan pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis terhadap Irjen Djoko Susilo tapi ada tanda-tanda KPK akan memeriksa sejumlah tersangka lainnya. Padahal, dalam penanganan kasus ini maupun fakta-fakta di persidangan Tipikor sudah terungkap adanya 4 dus berisi uang senilai Rp 4 miliar yang diberikan kepada lima anggota Komisi III DPR.


"Melihat perkembangan kesaksian dan informasi-informasi baru yang muncul dan berkembang di persidangan kasus Simulator SIM, KPK diharapkan bekerja cepat agar orang-orang yang disebutkan terlibat menerima aliran tidak menghilangkan barang bukti," tegas Neta. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya