Berita

Nusantara

Herman Sumawiredja: Penyalahgunaan APBD Bentuk Kejahatan Politik

SENIN, 23 SEPTEMBER 2013 | 15:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi kejahatan politik baru di Indonesia. Sayangnya, cara kotor dengan memakai uang rakyat untuk pemilukada tersebut belum mendapat perhatian serius, dan bahkan belum diantisipasi oleh Undang-undang.

Calon wakil gubernur Jatim, Herman S Sumawiredja mengatakan, penggunaan uang APBD untuk meraih dukungan rakyat dalam pemilukada menjadi trend baru dalam dunia politik Indonesia, terutama menjelang pemilukada. Cara menang dengan cara curang itu adalah kejahatan politik yang harus diadili.

"Kejahatan politik baru ini tidak bisa diadukan ke Bawaslu, polisi, kejaksaan dan juga KPK. Hanya Bisa diajukan dan bisa diputus oleh MK," kata Herman dalam jumpa pers di Rumah Makan Dapur Selera, Jakarta Selatan, Senin (23/9).


Ia mengungkapkan, di Jawa Timur, ada kecenderungan dana bantuan sosial dan dana hibah mendadak naik tinggi menjelang pemilukada. Penggelembungan dana APBD yang besar khususnya dana-dana untuk belanja operasional. Herman mengungkapkan, dana bansos dan hibah pada 2009 hanya 0,6 triliun. Sedangkan pada 2010 hanya sekitar 0,7 triliun dan pada 2011 dan 2012 sekitar 1,5 triliun. Namun lonjakan luar biasa terjadi pada 2013, yaitu mencapai 5 triliun.

"Jadi makin mendekati pilkada, angkanya langsung naik tinggi. Ini tidak ada pelanggaran hukumnya, tapi waktu diturunkan dan cara menurunkannya dengan caranya menguntungkan petahana. Seberan pemberiannya ke daerah-daerah yang dulu tidak meraup angka banyak. Kita lihat kejahatan politik baru, doping pilitik ini sudah lama, sejak 2009," tambahnya.

Karena itulah, ia bersama Khofifah membawa kasus itu ke meja pengadilan MK. Ia berharap masa depan demokrasi di Indonesia semakin cerah, tanpa ada penyalahgunaan APBD.

"Kami maju ke MK bukan karen ngeyel, tidak legowo. Tapi kami emban amanah 6,5 juta pemilih jatim yang sudah memberikan amanahnya ke kami. Mereka menunggu dan meminta kami berusaha maksimal,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, jika penyalahgunaan APBD di pilgub Jatim tidak ditindak, dikhawatirkan hal yang sama akan terjadi di pemilukada daerah lainnya, dan juga di Pemilu 2014. "Nanti bisa jadi akan ada Balsam-balsam lainnya. Kami tidak asal maju kalau tidak ada hal-hal signifikan dan substansial. Ini menyangkut nasib bangsa Indonesia ke depan," katanya. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya