Berita

Politik

Gagal Jadi Pembantu, Gita Wirjawan Diingatkan Jangan Jadi Majikan

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 22:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan belum mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Gita mengaku baru akan mundur jika ada benturan kepentingan yang muncul dari keikutsertaannya sebagai bakal calon presiden melalui Konvensi Partai Demokrat.

Putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau yang dikenal dengan Tommy Soeharto setuju dengan sikap Gita tersebut. Ada alasan lebih penting kalau Gita mundur.

"Harga-harga masih pada naik, jangan mundur. Kasian rakyat," katanya dalam akun twitter, @SoehartoTommy, kemarin.


Kalaupun harus mundur, katanya, maka Gita harus mundur karena gagal menurunkan harga-harga yang melambung tinggi.

"Lebih gentle," kata Tommy yang beberapa waktu lalu digadang Partai Nasrep jadi capres.

Tommy pun mengingatkan Gita tak ngoyo jadi presiden kalau kinerjanya sebagai Menteri Perdagangan gagal mengendalikan harga. Belum lama ini misalnya, Gita disorot publik karena dinilai gagal mengendalikan harga sejumlah komoditas pangan, antara lain kedelai, bawang dan daging.  Kedelai sempat menembus harga di atas Rp 9.400 per kilogram, sementara daging sapi, di beberapa daerah, tembus Rp 100 ribu per kilogramnya.

"Gagal jadi pembantu, ya jangan jadi Majikan. Harus sadar diri," demikian Tommy. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya