Berita

Politik

Dukungan Petisi Selamatkan Wilfrida Terus Mengalir

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 17:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Petisi #Save Wilfrida mendapat banyak dukungan. Petisi yang diunggah di internet dengan situs http://www.change.org itu, hingga Sabtu (21/9) malam, memiliki pendukung lebih 10 ribu orang.

"Petisi #Save Wilfrida telah didukung 10.769 signer dari 66 kebangsaan di seluruh dunia," ujar Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, Minggu (22/9).

Bersama anggota DPR Komisi IX Rieke Diah Pitaloka, Anis Hidayah telah menyebar petisi untuk bebaskan Wilfrida dari ancaman hukuman mati melalui surat elektronik. Mereka meminta dukungan publik atas kasus ini, karena putusan hakim akan dijatuhkan pada 30 September 2013.


Wilfrida Soik, TKI asal Nusa Tenggara Timur, dipenjara di Pengkalan Cepa, Malaysia. Ia menunggu putusan sela yang akan dijatuhkan pengadilan Malaysia sekitar 30 September 2013. Kasus pembunuhan yang melibatkan dirinya membuat ia dituntut vonis mati. Selama persidangan tak diungkap motif peristiwa dan indikasi ia korban sindikat perdagangan manusia.

Dalam petisi Wilfrida disebutkan korban sindikat perdagangan orang lintas negara dengan modus rekrutmen yang memalsukan umurnya menjadi 21 tahun. Wilfrida yang lahir pada 1993 terpaksa melakukan tindakan itu, karena melakukan pembelaan diri setelah dipukuli dan disiksa oleh majikannya.

"Atas dasar kemanusiaan, Wilfrida harus kita selamatkan dari hukuman mati. Apalagi Indonesia dan Malaysia sama sama memiliki komitmen dalam melindungi anak-anak dan perempuan, termasuk memberantas tindak pidana perdagangan orang," begitu bagian lain dari isi petisi. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya