Berita

Politik

Ical Harus Gandeng Cawapres Orang Jawa

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 17:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon presiden Partai Golkar Aburizal Bakrie disarankan untuk lebih cermat dalam mencari pendamping sebagai calon wakil presiden. Ical, begitu Aburizal Bakrie disapa, disarankan untuk mencari pendamping sebagai cawapres di luar background dirinya.

"Ical yang notabenya bukan orang Jawa akan kesulitan apabila wakil yang digandengnya bukan orang Jawa," ujar Direktur Eksekutif SUN Institut Andianto dalam keterangan yang diperoleh redaksi, Minggu (22/9).

"Ical harus mencari sosok yang di luar frame-nya yang bukan Jawa. Sebagai seorang pengusaha berlatar belakang pebisnis harus mencari di luar dari latar belakangnya, seorang tokoh militer atau ormas atau pimpinan partai," sambung dia.


Andrianto mengatakan tak bisa dipungkiri bahwa politik di Indonesia masih menganut paham politik formalitas, bukan politik kualitas dimana masih melihat sosok tokoh berdasarkan kesukuan. Sementara dalam dunia politik yang sudah modern, isu ras, suku, golongan sudah dikesampingkan dimana masyarakatnya melihat tokoh berdasarkan kualitas.

Dia mencontohkan seperti di Amerika dengan terpilihnya Presiden Barak Obama menunjukkan masyarakat telah mengedepankan kualitas daripada formalitas meski baru kali ini terjadi di Negeri Paman Sam itu.

Ical kata Andrianto harus cermat betul mencari sosok pendampingnya. Sekalipun misalnya Hatta Rajasa memimpin PAN, misalnya, hal tersebut tidak mungkin terjadi. Latar belakang keduanya tidak memungkinkan menjadi pasangan capres-cawapres yang potensial dalam Pemilu 2014 nanti. 

"Ya kalau Ical dengan Hatta kan gak mungkin dua-duanya sama -sama luar Jawa," tutupnya.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya