Berita

Dunia

18 Tentara dan 8 Polisi Tewas dalam Tiga Serangan

SABTU, 21 SEPTEMBER 2013 | 06:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota kelompok militan menewaskan 18 tentara dan delapan polisi di selatan Yaman, Jumat pagi kemarin (20/9).

Menurut pejabat pertahanan Yaman, serangan yang terjadi di Provinsi Shabwa itu menggunakan bom mobil dan artileri berat.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun Kementrian Pertahanan di Shabwa menduga kuat serangan dilakukan kelompok Al Qaeda.


"Walaupun tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab, namun perencanaan waktu serangan dan senjata yang digunakan dalam serangan Shabwa memperlihatkan indikasi kuat bahwa Ala Qaeda ada di belakang serangan ini," ujar pejabat Kementerian Pertahanan yang tidak ingin namanya disebutkan karena tidak memiliki otoritas menyampaikan hal ini.

Serangan terjadi di tiga titik yang berbeda dalam waktu satu jam. Serangan ini kelihatannya merupakan balas dendam atas serangan drone yang dilakukan Amerika Serikat di kawasan itu akhir-akhir ini.

Sebanyak 12 tentara tewas dalam serangan di kantung militer Rothom, dan enam tentara tewas di Mayfah. Kolonel Nasser Tahih yang merupakan komandan militer termasuk yang tewas dalam serangan ini.

Sementara serangan di kantung polisi di Azzan membunuh delapan polisi. Azzan diduga menjadi salah satu basis utama Al Qaeda di Yaman. Selain membunuh polisi, anggota Al Qaeda juga menjarah markas polisi di Azzan. Begitu dilaporkan CNN. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya