Berita

Dunia

Suriah Mulai Kirim Laporan Senjata Kimia

SABTU, 21 SEPTEMBER 2013 | 05:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintahan Bashar Assad mulai mengirimkan data dan informasi terkait senjata kimia yang mereka miliki ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) yang berkantor di Hague, Belanda.

Langkah ini mengikuti hasil pertemuan Rusia dan Amerika Serikat di Jenewa, Swis, pekan waktu lalu.

Tiga negara pemilik hak veto di PBB, Inggris, Amerika Serikat dan Prancis, menuding Suriah menggunakan senjata kimia dalam serangan di Ghouta. Namun Presiden Bashar Assad membantah tudingan itu dan mengatakan bahwa pihak oposisi lah yang menggunakannya.


Dalam pertemuan di Jenewa, Rusia dan dan Amerika Serikat sepakat memberikan kesempatan kepada Suriah mengirimkan data dan informasi terkait program senjata kimia yang mereka miliki kepada pemantau intenasional dalam waktu satu minggu.

Adalah Rusia yang membawa Amerika Serikat ke meja perundingan. Tadinya, Amerika Serikat berencana melancarkan serangan terbatas untuk menghancurkan fasilitas militer Suriah.

Jurubicara OPCW, Michael Luhan, mengatakan laporan yang telah dikirimkan Suriah adalah semacam deklarasi awal. OPCW, katanya, sedang mempelajari isi laporan itu. Menurut CNN ia menolak menjelaskan detil yang dicantumkan Suriah.

"(Laporan) ini cukup panjang dan sedang diterjemahkan," demikian Luhan. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya