Berita

Prabowo Akan Pecat Kader Terbukti Melanggar Hukum

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 19:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Majelis Etik Partai Gerindra akan memanggil Abdul Chalik Suang, Senin (24/9) pekan depan. Anggota DPRD Sulawesi Selatan itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait pemukulan yang dilakukannya terhadap seorang ibu hamil.

"Kami akan memberikan sanksi tegas, dan tidak tertutup kemungkinan dipecat. Tergantung hasil Majelis Etik," ujar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subiantro, dalam keterangan yang diperoleh redaksi, Jumat (20/9).

Prabowo menegaskan bahwa partainya akan memecat kader yang melanggar hukum dan terbukti bersalah, setelah melalui proses klarifikasi oleh Majelis Etik Partai Gerindra. Dia mengatakan, Partai Gerindra sudah banyak sekali menjatuhkan sanksi berat bahkan sampai pemecatatan kepada kader Partai Gerindra, seperti yang dilakukan di NTT dan Jawa Timur. Ada yang terlibat kasus susila, dan kasus kriminal lainnya.


"Kami sudah banyak memecat kader yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Kader Partai Gerindra harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya," katanya.

Mantan Danjen Kopasus itu menegaskan, Partai Gerindra tidak akan ragu-ragu menindak anggota Partai Gerindra yang melanggar hukum.

"Garis partai sangat jelas, kami memiliki Tri Dharma Partai Gerindra, berkarya untuk rakyat, belajar dari rakyat, dan berkorban dari rakyat, semua kader harus mengacu kepada tigal hal itu," kata Prabowo.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya