Berita

Pemprov DKI Didesak Ambil Aset Tanah Milik Dua SMA

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 15:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gubernur Joko Widodo diminta menertibkan aset tanah milik SMK 29 dan SMA 82, Jakarta Selatan yang kini ditempati warga. Aset itu seharusnya digunakan untuk menambah fasilitas sekolah.

"Di SMK 29 ada 4 ribu meter persegi ditempati 41 kepala keluarga dan di SMA 82 ada 1 ribu meter persegi ditempati 5 kepala keluarga," kata Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Sahrianta Tarigan dalam keterangan yang diperoleh redaksi, Jumat (20/9).

Sahrianta mengatakan tanah di kedua tempat itu aset Pemprov DKI. Ada bukti-bukti kepemilikan yang tercatat dalam Badan Pengelola Keuangan Daerah. Warga yang menempati tanah tersebut tidak memiliki barang selembar pun bukti kepemilikan. Karena itu, Gubernur Jokowi harus mengusir mereka dari tanah tersebut. Kemudian memanfaatkannya untuk menambah fasilitas pendidikan dikedua sekolah itu.


"Tanah itu bisa dibangun fasilitas perpustakaan, bengkel praktik ataupun kantin. Selama ini mereka bersekolah dengan minim fasilitas karena keterbatasan lahan," jelasnya.

Politisi PDS ini menyatakan, menertibkan aset dikedua lokasi itu akan membuktikan keseriusan Jokowi-Ahok dalam menjaga aset-aset pemprov yang kini dirampas.

"Kalau mereka tidak mau pindah sukarela, Jokowi harus menempuh langkah hukum," tukasnya. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya