Berita

BASUKI T. PURNAMA/NET

KISRUH RUSUN GCM

Ahok: Jangan Coba-coba Lengserkan Pengurus yang Sah

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 | 19:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kisruh di rumah susun Graha Cempaka Mas (GCM) terus bergulir. Kini giliran Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama angkat bicara.

Menurut Ahok, demikian Basuki biasa disapa, kekisruhan itu harus diselesaikan merujuk pada mekanisme di dalam AD/ART Perhimpunan Pengurus Rumah Susun (PPRS). Sementara kelompok yang dibentuk segelintir orang tidak punya hak mengatasnamakan organisasi penghuni.

"Jangan coba-coba melengserkan pengurus PPRS yang sah," ujar Basuki dalam keterangan yang diterima redaksi. Ia menentang keras rencana Forum Komunikasi Warga (FKWGCM) yang didirikan Jenderal (purn) Saurip Kadi menggelar Rapat Umum Luar Biasa (RULB) yang akan digelar esok hari (Jumat, 20/9).


"Kalau yang mau mencopot saya  hanya segelitir orang, ya mana bisa. Harus 50 plus satu, baru saya lengser. Itu pun ada mekanismenya, ada aturannya (AD/ART)," ujarnya lagi.  Dia juga mengecam laporan mengenai kekisruhan ini yang dikirimkan ke Ahok Center yang tidak memiliki kewenangan menangani persoalan tersebut.

Di sisi lain, anggota Komisi D DPRD DKI, M Sanusi, masih dalam keterangan yang sama, meminta Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI berhati-hati dalam menjalankan fungsi sebagai fasilitator. Jangan sampai Dinas Perumahan mengambil keputusan yang dapat berujung pada gugatan di PTUN.

Pertemuan tripartit antara PPRS, FKWGCM, dan Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah sebagai mediator pada 20 Juni lalu, menurut dia, tidak bisa dipakai sebagai alasan legal dan formal RULB kelompok Saurip Kadi.

"Yang perlu dilihat AD/ART PPRS yang mengatur perihal kewajiban dan hak terkait penyampaian laporan oleh pengurus kepada penghuni secara menyeluruh. Itu yang harus jadi acuan," kata dia lagi. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya