Berita

inggrid kansil/net

Politik

Legislator Demokrat Dukung Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara

SELASA, 17 SEPTEMBER 2013 | 18:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Secara tegas legislator Partai Demokrat Inggrid Kansil mendukung penuh pembentukan Kabupten Sukabumi Utara. Menurut anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Sukabumi itu, pemekaran untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat.

"Secara administratif, Sukabumi sudah layak dimekarkan. Banyaknya desa yang harus mendapatkan pelayanan secara cepat seperti pelayanan kesehatan maupun pelayanan kependudukan seperti pembuatan KTP, KK dan lain sebagainya. Tentunya kami mendukung untuk pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara," tegas Inggrid kepada wartawan di Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).

Secara administratif  Kabupaten Sukabumi saat ini terdiri dari 47 kecamatan, 364 desa dengan luas wilayah 4.128 km persegi. Sukabumi tercatat sebagai Kabupaten terluas di Pulau Jawa. Ditambah lagi batas wilayah Kabupaten Sukabumi 40 % berbatasan dengan lautan dan 60% merupakan daratan. Catatan terkahir tahun 2011  jumlah desa/kelurahan di Sukabumi sebanyak 367 buah dan terhitung mulai tanggal 5 April 2012 melalui peraturan daerah yang mengatur tentang pembentukan desa baru.


Inggrid mengaku sudah menyampaikan secara pribadi dan institusi sebagai kader Partai Demokrat kepada pimpinan Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, dan Pertanahan dan Reforma Agraria agar pembentukan Kabupaten Sukabumi Utara mendapat prioritas dalam hal pembahasan dan penyusunan sehingga pembentukan Kabupaten Sukabumi Utara ini dapat segera direalisasikan.

Perkembangan terakhir, katanya, pembentukan Kabupaten Sukabumi Utara sudah dimasukan kedalam Daftar RUU tentang Pembentukan Daerah Otonom Baru Usul Inisiatif Komisi II DPR RI. Bahkan pada tanggal 3 September Badan Legislasi DPR RI telah menerima surat mengenai pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap RUU tentang Pembentukan Daerah Otonom Baru yang disertai lampiran daerah-daerah yang diajukan.

Kata Inggrid kembali, Kabupaten Sukabumi Utara berada pada urutan ke 11 dari 65 urutan nomer yang ditulis di ajuan pemekaran. Karena itu sebagai bagian dari anggota Baleg, dirinya menyambut baik perkembangan tersebut.

"Jika memang pada saat pengharmonisasian di baleg nanti daerah-daerah tersebut, khususnya Kabupaten Sukabumi Utara telah memenuhi syarat-syarat baik administratif maupun teknis, tentunya kami mendukung pemekaran kabupaten - kabupaten tersebut," ujar isteri Menteri Koperasi dan UKM Sarief Hasan ini. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya