Berita

Nusantara

DKPP Tunggu Laporan Cawalkot Bogor yang Merasa Dirugikan

SELASA, 17 SEPTEMBER 2013 | 17:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisioner Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Nur Hidayat Sardini mengaku menerima banyak laporan terkait dugaan penyelewengan dalam pemilihan umum Walikota dan Wakil Walikota Bogor tahun 2013. Laporan terutama disampaikan masing-masing pasangan calon yang mengklaim memenangkan penghitungan suara.

"Dengan identitas yang jelas maupun secara samar melalui pesan pendek bermaksud melaporkan. Mereka berharap DKPP mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menindak KPU setempat yang dilukiskan sudah nyata-nyata melanggar peraturan dan kode etik penyelenggara Pemilu," katanya saat dihubungi wartawa, Selasa (17/9).

Ia menjelaskan DKPP sesuai kewenangannya akan memproses pengaduan dugaan pelanggaran kode etik melalui persidangan yang digelar. Terkait dengan persoalan terhadap tahapan penghitungan suara yang tengah berjalan, dia menegaskan hal itu merupakan ranah kewenangan Panwaslu setempat dengan supervisi Bawaslu Provinsi Jawa Barat dan Bawaslu pusat.


"Seharusnya mereka berkoordinasi dengan jajaran KPUD setempat, sesuai tugas, wewenang, dan kewajiban masing-masing lembaga penyelenggara Pemilu. Itu ketentuan UU No 15/2011 serta ketentuaan peraturan perundang-undangan menggariskannya," jelasnya.

Pria bernama beken NHS ini menyarankan, jika ada pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan laporan kepada Bawaslu Kota Bogor dan sudah barang pasti mereka akan menindaklanjuti setiap laporan yang ada sesuai kewenangan.

"Sebagaimana ketentuan UU No 15 tahun 2011 dan Peraturan DKPP No. 2 tahun 2012, DKPP dapat memproses pengaduan atau penindakan apabila terdapat pengaduan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu ke DKPP. Jika berkas memenuhi syarat formil dan materil, DKPP akan menyidangkannya dan digelar secara terbuka untuk umum,"demikian ia menjelaskan.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya