Berita

prabowo subianto/net

Politik

Prabowo Akan Dampingi Wilfrida Sidang di Malaysia

SENIN, 16 SEPTEMBER 2013 | 18:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto akan berusaha sekuat tenaga membebaskan Wlfrida Soik yang terancam hukuman mati karena dituduh melakukan tindak pembunuhan terhadap majikan perempuannya, Yeap Seok Pen.

Selain menyiapkan lawyer-lawyer handal, Probowo juga akan mendampingi TKI asal Nusa Tenggara Timur di Malaysia itu saat sidang tanggal 30 September nanti.

Begitu dikatakan Seketaris Pribadi Prabowo yang juga Wakil  Sekjen Gerindra, Sudaryono, melalui keterangan pers, Senin (16/9).


Sudaryono yang juga tengah berada di Malaysia menjelaskan, Prabowo  banyak menemui pejabat Malaysia untuk bisa membantu membebaskan Wilfrida.

Prabowo terbang ke Malaysia pada Jumat  (13/9) setelah mendapat kabar bahwa  Wilfrida yang di penjara sejak tahun 2010 belum mendapatkan upaya hukum maksimal. Sehari setelahnya, Prabowo Subianto didampingi oleh pakar hukum terkemuka di Malaysia, Tan Sri Mohammad  Shafee Abudullah dan Ms Tanya, lawyer wanita yang juga asiten Tan Sri diperbolehkan menjenguk Wilfrida Soik di penjara Kota Bharu, Kelantan, Malaysia.

Menurut Sudaryono, Wilfrida sangat terkejut mendapat kunjungan dari Prabowo. Apalagi sejak tahun 2010 Wilfrida di tahan belum ada satu pun pejabat dari Indonesia atau KBRI yang menengoknya.

"Menurut Pak Prabowo, tangan Wilfrida sangat dingin saat dijabat. Gadis itu benar-benar tidak menduga dan tidak bermimpi dikunjungi seorang tokoh. Wilfrida juga merasa sangat senang karena buat dia ada harapan untuk nasibnya. Pak Prabowo juga memotivasi Wilfrida  agar tidak putus asa," tutur Sudaryono yang saat Prabowo masuk ke penjara menemui Wilfrida ia tidak diperbolehkan masuk. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya