Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

Tetapkan Capres Sebelum Pileg Lebih Menguntungkan PDIP

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2013 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan disarankan untuk sesegera mungkin menentukan calon presiden yang akan mereka usung.

"Lebih menguntungkan bila PDIP menetapkan siapa yang akan diusung sebagai capres sebelum Pileg," ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia Mulyana W Kusumah kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (15/9).

Keuntungan dari pengambilan keputusan tentang capres lebih awal, katanya, antara lain memberi peluang untuk melakukan sosialisasi dan menyiapkan gagasan dan konsep yang ditawarkan dari tokoh yang diusung tersebut kepada masyarakat.


"Selain itu, ada waktu yang cukup bagi PDIP mempersiapkan mesin partai," imbuh mantan Komisioner KPU pusat itu.

Lebih lanjut dia katakan, PDIP punya harapan besar memenuhi presiden threshold 20 persen sehingga bisa mengusung pasangan capres-cawapres tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Survei yang dilakukan berbagai lembaga menyebut selama 6 bulan terakhir elektabilitas PDIP mendekati 20 persen.

"Tapi, tetap saja PDIP tidak jangan mengesampingkan soal penetapan siapa capres yang akan diusung dengan mengumumkannya setelah pileg," kata Direktur Eksekutif Seven Strategic Studies (7SS) itu. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya