Berita

rmol

Kesehatan

Balita Keracunan Susu Formula Masih Kritis

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 22:10 WIB | LAPORAN:

Kondisi seorang balita di Kota Tasikmalaya yang diduga keracunan susu Formula, Rabu (11/9) siang, masih kritis. Sementara seorang balita yang dirawat di rumah kondisinya sudah membaik.

 Pihak perusahaan susu formula telah menjenguk korban ke rumah sakit serta membawa sample air minum yang biasa digunakan keluarga korban untuk diperiksa.
 
Kondisi Azmi yang dirawat di Kamar IV kelas III RSUD Tasikmalaya, belum pulih. Bayi berusia sembilan bulan ini masih harus mendapat perawatan medis secara intensif setelah diduga keracunan susu formula.
 

 
Meski sudah empat hari dirawat, korban masih menderita muntah muntah dan mengalami diare hingga terpaksa diberi cairan infus.
 
Menurut nenek korban, Elis, pihak perusahaan susu formula sempat datang menjenguk dan menanyakan awal terjadinya keracunan. Selain itu pihak perusahaan juga telah mengambil sample air yang biasa digunakan untuk minum keluarga korban.
 
Sementara itu korban yang dirawat di rumah bernama Yadi, kini kondisinya membaik. Anak berusia tujuh bulan, pasangan Ani dan Iyan tersebut kini dibawa kakeknya ke Bandung.
 
Seluruh korban merupakan warga Sukamanah, Cipedes, Kota Tasikmalaya yang membeli susu formula dengan merk dagang sama dari sejumlah warung dan toko.
 
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Nana Rosadi, susu formula yang diambil sample, sudah dikirimkan ke Balai POM untuk diperiksa. Dan untuk hasilnya hingga kini belum keluar.
 
Jika nanti hasil pemeriksaan ternyata keracunan dari susu formula, pihak dinas kesehatan akan bertindak tegas terhadap perusahaan produk yang digunakan korban.[dem]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya