Berita

syarief hasan/ist

Politik

Syarif Hasan Ajak Parpol Berpikir Sehat Sikapi BLSM

Parpol Dipersilahkan Bangun Posko Pengawasan
MINGGU, 19 MEI 2013 | 18:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, mengajak parpol-parpol yang menolak bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) atau bantuan langsung tunai (BLT), untuk berpikir sehat dan lebih peka pada penderitaan rakyat.

Saat ditemui di Yogyakarta, Ketua Harian DPP Partai Demokrat ini menegaskan, pemerintah telah menyiapkan dana Rp 13,9 triliun untuk bantuan tunai yang data penerimanya bisa dipertanggungjawabkan.

"Silakan parpol lain ikut awasi. Dana semua hampir Rp 14 triliun. Yang jelas, selama lima bulan dari Juni," terangnya kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Minggu, 19/5).


Menurutnya, BLSM bukan satu-satunya jalan mencegah kemiskinan yang makin parah setelah kenaikan harga bahan bakar minyak direalisasikan. Selain BLSM, pemerintah menyiapkanProgram Keluarga Harapan dan PNPM yang ditujukan untuk jangka panjang.
"BLSM itu untuk atasi dampak langsung agar masyarakat  tidak tambah miskin dan yang hampir miskin tidak jatuh miskin. Kita sadari, kenaikan BBM akibatkan inflasi tinggi dan daya beli rakyat akan rendah," ucapnya.

Dia sayangkan ada suara yang mengkritik BLSM sebagai ajang politik uang partai penguasa (Demokrat) jelang pemilu 2014.

"Ini masalah daya beli rakyat. Silakan saja parpol-parpol lakukan pengawasan langsung. Saya ajak mereka, misalnya, dirikan posko-posko pengaduan BLSM," ucapnya.

Dia tekankan, harga BBM mesti naik karena harga minyak internasional tinggi, sementara konsumsi dalam negeri tinggi, dan di sisi lain produktivitas kilang minyak lokal tidak naik. [dry]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya