Berita

Dunia

Di Depan Sekjen PBB, Martha Tilaar Tegaskan Peran Strategis Pengusaha

SABTU, 11 MEI 2013 | 11:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menjelang tenggat waktu pencapaian target MDGs tahun 2015 serta dalam kerangka perumusan agenda pembangunan pasca 2015, terdapat keperluan untuk menegaskan kembali  komitmen dan realisasi untuk mewujudkan kemitraan global yang komprehensif.

Demikian ditegaskan oleh Dr. Martha Tilaar, pengusaha Indonesia yang merupakan salah seorang pendiri sekaligus anggota United Nations Global Compact (UNGC) pada pertemuan board members, di New York, beberapa waktu lalu (6-7/5).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Sekjen PBB, Ban Ki-moon serta serta sejumlah pemimpin perusahaan dunia, Dr. Tilaar juga menyampaikan bahwa pengusaha memiliki peran strategis dalam mengatasi berbagai tantangan global, seperti pengentasan kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga keseimbangan lingkungan. Ditekankannya pula pentingnya kesediaan berbagi dan peduli khususnya dari kalangan pengusaha sebagai karakter melekat dari seorang pemimpin sejati.


Kelanjutan agenda pembangunan setelah MDGs 2015 akan menjadi tantangan utama ke depan. Dalam kaitan ini Sekjen PBB Ban Ki-moon menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah dan pengusaha serta upaya yang lebih sungguh-sungguh untuk menerjemahkan berbagai komitmen ke dalam aksi nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Desra Percaya menggarisbawahi bahwa agenda pembangunan pasca 2015 mensyaratkan akuntabilitas lebih besar dari semua pihak, termasuk kalangan pengusaha.

"Sektor swasta diharapkan akan mendukung upaya-upaya pembangunan infrastruktur, guna meningkatkan kapasitas produktivitas rakyat, memperkecil jurang pendapatan, dan mempromosikan pembangunan manusia," tambahnya.

UNGC yang diluncurkan atas inisiatif Sekjen PBB Kofi Annan pada tahun 2000 merupakan inisiatif corporate citizenship terbesar yang bertujuan mendukung tujuan-tujuan pembangunan termasuk pencapaian MDGs. Tercatat kurang lebih 10.000 partisipan di UN Global Compact yang berasal dari 145 negara, 101 diantaranya merupakan institusi Indonesia. UN Global Compact Leaders Summit Keempat akan dilaksanakan pada tanggal 9-10 September mendatang di New York.

Komitmen dan konsistensi Martha Tilaar Group dalam mengintegrasikan kegiatan bisnis dan sosial dalam bisnis perusahaan telah berbuah penghargaan Outstanding Award for Contributions pada UN Global Compact Leaders Summit Ketiga tahun 2010 dan menjadi satu-satunya perusahaan di ASEAN yang diundang ke pertemuan Global Compact-LEAD yang bertujuan untuk memajukan corporate sustainability leadership. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya