Berita

martin hutabarat

Politik

Demokrat Tertolong Bila SBY Rangkul Partai Lain untuk Konvensi Bersama

RABU, 10 APRIL 2013 | 17:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wacana untuk menggelar konvensi kandidat presiden dari internal Partai Demokrat sungguh menarik untuk dicermati, meski belum jelas konsepnya bagaimana konvensi akan dilakukan.

Sepintas, ide konvensi yang dilahirkan oleh Ketua Umum Demokrat, SBY, itu terkesan hanya untuk meniru konvensi yang pernah dilakukan Partai Golkar 10 tahun lalu.

Dan wajar pula jika muncul kesan di masyarakat bahwa ide menggelar konvensi itu hanya untuk mengalihkan perhatian dari sorotan tajam terhadap Partai Demokrat sekarang.


"Demokrat disorot tajam karena dianggap oleh orang menjadi partai keluarga, partai dinasti, di mana Ketua Umum dan Sekjennya adalah bapak dan anak," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 10/4).

Namun, Martin berpendapat, andaikata SBY dan Demokrat serius menginginkan adanya calon Presiden yang berbobot ke depan yang dipilih melalui konvensi, ada baiknya konvensi itu dilakukan oleh Demokrat bersama dengan partai lain.

"Saya kira akan banyak partai lain tertarik mengikutinya dan betul-betul memberi peluang bagi munculnya tokoh handal yang populer dan memiliki rekam jejak menonjol untuk dicalonkan menjadi Capres," ucapnya.

Martin yakin, hanya dengan merangkul partai-partai lain melaksanakan secara bersama konvensi ini, maka citra SBY dan Demokrat dapat dipulihkan. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya