.Jangan sepelekan rasa gatal pada bagian kulit tertentu, seperti daerah tengkuk, pergelangan kaki, pinggang maupun paha. Bisa jadi itu gejala Neurodermatitis, yaitu penyakit kulit kronik penyebab infeksi kulit akut.
Penyakit Neurodermatitis seÂring dijumpai di masyarakat. Namun pada umumnya, maÂsyaÂrakat awam tidak terlalu paham tentang penyakit ini. Penderita baru mencari pengobatan seteÂlah kondisi kulit terinfeksi ini sudah kronis.
“Neurodermatitis adalah konÂdisi kulit yang ditandai dengan gatal yang lama, hilang timbul, kambuhan sampai bertahun taÂhun. Penyakit ini dapat mengÂgangÂgu produktivitas kerja,†jelas dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin Universitas UdaÂyana Indra Teguh Wiryo di JaÂkarta, Rabu (4/3).
Dia menjelaskan, gejala NeuÂroÂdermatitis ditandai dengan kulit sedikit gatal pada tempat preÂdiÂleksi tertentu. Seperti daerah tengÂkuk, pergelangan kaki, terÂmasuk juga daeÂrah sekitar keÂmaluan.
Saat penderita menggaruk, membuat daerah kulit tersebut seÂmakin gatal terus menerus. Siklus gatal garuk ini dapat terÂjadi seÂcara sadar maupun tidak sadar, miÂsalnya saat tidur.
Akibat siklus gatal garuk terÂsebut, lanjut Indra, akan timbul lesi kuÂlit yang menebal, bersisik, teÂrasa kasar, yang berujung adanya luÂka leÂcet hingga bernanah pada daÂeÂrah tersebut karena garukan.
“Luka tersebut bisa meÂnimÂbulkan infeksi yang dapat berÂlanjut ke penyakit kulit lainnya di seÂkitar tubuh penderita,†teÂrangnya.
Dokter Spesialis Kulit dan KeÂlamin dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) Asnawi Madjid meÂnamÂbahkan, faktor lingkungan seÂperti panas, keringat pada paÂkaian yang terlalu ketat maupun gigitan serangga diduga menjadi awal keluhan gatal pada penderita penyakit ini.
“Faktor internal seperti adanya riwayat alergi, stress, gangguan cemas,
obsessive compulsive disorÂder, maupun depresi sering diteÂmuÂkan pada penderita peÂnyakit NeÂuÂroÂdermatitis ini,†tutur Asnawi.
Untuk itu, dia menyarankan, penderita penyakit NeuroÂderÂmaÂtitis segera mencari bantuan meÂdis ke dokter apabila didapatkan keÂluhan gatal yang terus menerus selama beberapa bulan. Apalagi, bila siklus garuk gatal ini mengÂganggu tidur maupun pekerjaan penderita.
“Kalau kurang dari satu bulan luka garukan di kulit menjadi terinfeksi, terasa sakit dan berÂnaÂnah, sebaiknya jangan tunda lagi. PaÂsien harus mendapat pertoÂloÂngan segera, agar tidak menyebar ke bagian tubuh lain,†saran dia.
Penderita juga dianjurkan unÂtuk memotong kuku pendek, seÂhingga apabila menggaruk, maÂka tekanan garukan akan berÂkuÂrang. Pada luka yang sudah terÂÂinÂfeksi sebaiknya diobati deÂngan antiÂbiotika dan obat anti gatal.
“Dengan pengobatan yang teÂpat, maka siklus gatal garuk dapat dihentikan, dan penderita dapat beristirahat maupun bekerja deÂngan optimal karena tidak terÂgangÂgu rasa gatal,†tandasnya.
Jamur & Bakteri Penyebab Utama Iritasi Di Kulit Gatal di bagian kulit luar umumnya sudah biasa, namun perlu diwaspadai jika gatal terjadi di daerah selangkangan karena bisa mengganggu keÂnyamanan seseorang. Bahkan, kalau sering digaruk dapat menyebabkan iritasi pada kulit tersebut.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Perdoski, Dr Asnawi Madjid menuturkan, gatal di selangkangan bisa terjadi pada wanita maupun pria. Penyebabnya antara lain jamur dan bakteri.
“Penyakit ini adalah infeksi jamur kulit yang muncul karena kulit terinfeksi oleh bermacam-macam sumber. Antara lain dari bulu binatang seperti kucing, anjing, ayam, burung, bebek, kelinci atau dari tanah. Jamur menempel dan masuk ke dalam kulit yang akhirnya berÂkemÂbang biak,†kata Asnawi.
Gatal di selangkangan, kaÂtaÂnya, biasa mengembang dan tampak seperti ada lapisan kulit baru berwarna cokelat keÂmerah-merahan. Ketika raÂsa gatal di selangkangan seÂdang memuncak, orang yang mengalaminya tidak tahan jika tidak menggaruk.
“Karena tidak tahan untuk mengÂgaruknya, akibatnya kulit bisa mengelupas atau lecet dan teÂrasa sangat perih. Bahkan, saat berjalan pun meÂrasa risih. Jika mengalami gaÂtal di seÂlangÂÂkaÂngan, usahakan untuk tidak menggaruknya,â€
warning Asnawi.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Syafruddin Amin menjelaskan, rasa gatal di seÂlangÂkangan dapat mengÂgangÂgu kenyamanan.
“Ada dua kemungkinan peÂnyebab umum rasa gatal di seÂlangkangan. Penyebab ini yang sering dialami banyak orang, seperti akibat alergi terÂhadap celana dalam yang diÂgunakan dan akibat tumÂbuhÂnya infeksi jamur pada kulit,†kata Syafrudin.
Penyakit ini, lanjutnya, daÂpat menjalar ke seluruh tubuh, terÂlebih kalau daya tahan tuÂbuh leÂmah. Agar terhindar dari peÂnyakit ini, Syafrudin meÂnyaÂrankan untuk meÂwasÂpadai debu, keringat berlebih dan yang terÂpenting bulu binatang. [Harian Rakyat Merdeka]