Berita

Ribuan Anggota Nasdem Jakarta Mundur

JUMAT, 25 JANUARI 2013 | 16:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Semua pengurus DPW Partai Nasdem Jakarta bersama ribuan anggatanya mundur dari partai yang mengusung slogan perubahan tersebut. Beberapa saat tadi, mereka menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) ke kantor DPP Partai Nasdem di Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat.

"Karena kita tidak lagi bisa mengharapkan menyalurkan idealisme di partai ini. Karena partai ini sudah tidak taat asas," ujar Ketua Umum DPW Nasdem Jakarta yang mengundurkan diri Armin Gultom kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Jumat, 25/1).

Dia membeberkan salah satu contoh Nasdem tidak asas. Menurutnya, mestinya sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Nasdem, agenda dan pemberitahuan Kongres diberi tahu kepada DPW dan DPD seluruh Indonesia sebulan sebelum pelaksanaan Kongres digelar.


"Tapi surat undangan itu baru kita terima seminggu yang lalu," jelasnya.

Karena itu, katanya lagi, DPD, DPW atau anggota, siapapun berhak penuh menggugat apapun keputusan Kongres yang akan dibuka nanti sore. Karena tidak sesuai dengan AD/ART. "Cuman saya tidak bisa (menggugat). Karena saya sudah keluar," ungkapnya.

Meski menyatakan mundur, Armin tidak akan mengajak pengurus DPD Partai Nasdem tingkat kota se-Jakarta untuk mengikuti jejaknya. Dia menyerahkan hal tersebut kepada masing-masing pengurus DPD Partai Nasdem.

Lalu selanjutnya Anda kemana?

"Tentu saya akan tetap berjuang pada ranah kebangsaan, berpikir dan bergerak untuk kepentingan masyarakat yang lebih banyak. Tapi melalui jalur apa, sedang dipikirkan secara matang," jawabnya.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya