Berita

sugeng suparwoto

NASDEM PECAH

Asep Taryana: Pernyataan Sugeng Suparwoto Bullshit

KAMIS, 24 JANUARI 2013 | 10:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengunduran diri Hary Tanoe dari Partai Nasdem merupakan musibah bagi partai yang mengusung slogan restorasi tersebut.

"Pengunduran Pak Hary Tanoe musibah buat Nasdem sebenarnya," ujar Ketua DPD Partai NasDem Kota Cimahi, Asep Taryana, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 24/1).

Karena Bos MNC itu sudah berperan besar sehingga partai bisa lolos verifikasi dan menjadi satu-satunya partai baru yang ikut Pemilihan Umum 2014 mendatang.


"Dengan manajemen dan adminstrasi yang tertata sehingga (Nasdem) lolos verifikasi itu berkat supporting beliau (Hary Tanoe) dan dipusatkan di Jalan Diponegoro 29 waktu itu. Semua berkas dipusatkan disana," jelasnya.

"Pokoknya semua berkas dan koreksi saat verifikasi sampai lolos dipusatkan di sana. Ya kita dipermudah dengan itu sampai kita bisa terdepan memberikan berkas, kita pertama pendaftaran dan alhamdulillah nomor urut 1," sambungnya.

Karena itu, dia membantah pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto yang menyebut bahwa Hary Tanoe masuk setelah Partai Nasdem besar.

"Ah, itu bullshit. Kita melihat realitasnya saja," jelasnya.

Dia tidak tahu rumah di Jalan Diponegoro 29 itu milik siapa saat ini. Yang dia tahu itu adalah rumah bekas mantan Wakil Presiden Adam Malik. Informasi yang diperoleh redaksi, rumah di Jalan Diponegoro 29 yang dijadikan tempat jumpa pers Hary Tanoe Senin lalu itu saat ini menjadi markas HT Foundation. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya