Berita

nasdem

Sugeng Suparwoto: Bohong Ketua DPW Nasdem Jabar Didatangi 50 Preman

RABU, 23 JANUARI 2013 | 14:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

497 DPD Partai Nasdem Kabupaten/Kota seluruh Indonesia sudah menyatakan dukungan kepada Surya Paloh menjadi ketua umum. Dukungan itu tertuang dalam surat resmi.

Demikian diisampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/1).

Termasuk dukungan dari 26 DPD Partai Nasdem Kabupaten/Kota seluruh Jawa Barat. Makanya, dia melihat aneh, Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Rustam Effendy justru tak menyatakan dukungan.

Menurutnya memang, di tingkat wilayah atau provinsi, ada dua yang saat ini tidak mendukung Surya Paloh menggantikan Rio Capella di kursi ketua umum. Karena dua DPW tersebut berada di kubu Hary Tanoe.

"Semula ada 11 DPW yang jadi blok mereka. Kemudian ada kesaraan baru, menjadi tinggal dua, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Selebihnya, semuanya sudah meminta Pak Surya Paloh memimpin Partai Nasdem," tegasnya.

Karena itu dia membantah pernyataan Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Rustam Effendi yang mengaku didatangi lebih dari 50 preman yang memaksanya menandatangani surat dukungan kepada Surya Paloh.

"Bohong itu. Justru, Jawa Barat itu, semuanya kan ada 26 kabupaten/kota, mereka semua menandatangi permintaan agar Pak Surya Paloh memimpin partai ini. Sementara Ketua DPW-nya blok mereka," tandasnya.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya