Berita

aburizal bakrie

Surya Paloh Ingin Disejajarkan dengan Aburizal Bakrie dan Megawati

RABU, 23 JANUARI 2013 | 13:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ada dua pertimbangan strategis kenapa Surya Paloh diminta menjadi Ketua Umum DPP Partai Nasdem. Yaitu, pertimbangan strategis internal; dan pertimbangan strategis eksternal.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/1).

"Faktor internalnya adalah hanya Pak Surya Paloh yang mampu menselaraskan, mampu menyatukan seluruh potensi keluarga besar Nasdem. Ada yang di ormas, sayap, di partai itu sendiri untuk bersama-sama memenangkan Pemilu 2014. Termasuk tokoh-tokoh sebelum bergabung ke keluarga Nasdem untuk bergabung ke keluarga Nasdem," jelasnya.

Sementara secara eksternal, partai baru semacam Nasdem kalau mau menjadi besar dan menang Pemilu 2014, harus dipimpin orang yang selevel dengan pimpinan partai besar lainnya.

"PDIP dipimpin mantan Presiden Ibu Megawati. Demokrat (dipimpin) Anas Urbaningrum). Meskipun anak muda tapi Ketua Dewan Pembinanya adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Golkar dipimpin Pak Aburizal Bakrie," ungkapnya.

"Maka ukuran kita dalam konteks kepemipinan (Nasdem), orang yang selevel dengan beliau-beliau tadi. Makanya ada keharusan stategis menyakut faktor eksternal," tandasnya.

Penjelasan Sugeng ini sejalan dengan apa yang disampaikan Ahmad Rofiq, yang sudah mengundurkan diri dari Sekjen DPP Partai Nasdem Senin lalu. "Pak Surya ingin mensejajarkan dengan Golkar, dengan Ical-nya sebagai Ketua Umum," ujar Rofiq.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya