Berita

Hary Tanoe

Hary Tanoe Bakal jadi Cawapres Prabowo?

RABU, 23 JANUARI 2013 | 09:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Gerindra sampai saat ini belum membicarakan siapa yang akan diusung sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto.

Termasuk belum ada pembicaraan soal kemungkinan mantan Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Hary Tanoe mendampingi mantan Danjen Kopassus tersebut.

"Kalau ke arah sana kita belum tahu ya. Karena memang belum ada pembicaraan," ujar Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prof. Suhardi, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 23/1).


Gerindra membahas masalah cawapres setelah pelaksanaan pemilihan umum legislatif 2014. Karena itu, yang confirm hanya soal capres yang sudah diputuskan mendukung Prabowo.

"Pasti banget belum bisa disampaikan. Tapi mungkin sekitar Oktober.  Yang jelas dalam kongres sudah disepakati Pak Prabowo satu-satunya capres Gerindra," jawab Gurubesar Fakultas Kehutanan UGM ini saat ditanya kapan Prabowo dideklarasikan sebagai capres.

 Hary Tanoe sendiri sudah menepis kabar dia keluar dari Partai Nasdem karena tak diberi jaminan Surya Paloh untuk bisa maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres mendatang. "Saya tidak pernah menyatakan mencalonkan diri jadi Wapres. Itu kata orang lain," kata Hary Tanoe dalam jumpa pers Senin (21/1).

Tapi sebelumnya, analis politik Umar Bakrie menilai, kalau memang Hary Tanoe memasang target terjun ke dunia politik ingin jadi wakil presiden, dia harus berpartner dengan calon presiden atas pertimbangan atau kriteria khusus yang tidak dimiliki oleh dirinya.

Misalnya kata Umar, Hary berpasangan dengan capres dari kalangan militer, berasal dari etnis Jawa karena dia dari etnis minoritas, dan yang beragama Islam karena dia non muslim.  "Yang cocok dan peluang menangnya besar, Hary Tanoe perlu berpasangan dengan Prabowo yang diusung Gerindra," demikian Umar yang merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya