Berita

ilustrasi

Seluruh Komponen Masyarakat Wajib Bersatu Waspadai Banjir Susulan

SENIN, 21 JANUARI 2013 | 08:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Banjir yang melanda Jakarta telah menumbuhkan semangat solidaritas sesama anak bangsa untuk saling menolong. Tak hanya pemerintah, tapi individu dan organisasi kemasyarakatan turut membantu warga yang terkena banjir.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Pusat, Pemprov DKI, TNI - Polri, Muhammadiyah, NU, Artha Graha Peduli, Budha Suci, KNPI, Pemuda Pancasila,  FKPPI dan Organisasi Kepemudaan  serta tak lupa media online dan elektronik serta organisasi politik dan komponen lainnya yang telah bekerja keras menangani banjir di Jakarta beberapa hari terakhir ini,"  ujar Sekjen DPP KNPI Bintang Prabowo di Posko Banjir Pemuda Jakarta, Jatinegara Barat, tadi malam.

Kemarin, DPP KNPI melakukan pantauan ke seluruh wilayah Ibu Kota, melihat kondisi warga yang terkena musibah banjir.

Tapi, dia mengingatkan, agar semua komponen masyarakat mewaspadai ancaman adanya banjir susulan kembali.

"Saya secara Pribadi dan Lembaga DPP KNPI memperingatkan bahwa kita harus tetap waspada menghadapi banjir susulan yang di perkirakan akan kembali terjadi pada 27 hingga 29 Januari ini. Jangan lantas santai melihat beberapa tempat yang sudah surut hari ini. Karena kemungkinan banjir besar masih akan menimpa Ibukota di akhir bulan ini," tegas Bintang.

Sekjen DPP KNPI ini juga menyampaikan imbauanya agar semua komponen masyarakat Jakarta, baik pemerintah dan swasta melakukan kerja sama lebih erat lagi dalam menghadapi kemungkinan banjir susulan akhir bulan ini.

Dalam kesempatan ini pula, Ketua DPP KNPI Arif Rahman mengkiritik perusahaan-perusahaan BUMN yang kurang terlihat dalam membantu korban banjir Jakarta "Saya menyayangkan BUMN kita yang kurang terlihat perannya. Dimana tidak banyaknya peran BUMN di banjir Jakarta ini,"  sesal Arief. zul


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya