ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Plan Indonesia, organisasi kemanusiaan yang berpusat pada anak, telah menuntaskan pendistribusian bantuan nonpangan berupa perlengkapan kebersihan, di wilayah Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (20/1).
Wilayah yang mulai digenangi air hujan sejak Selasa lalu ini berangsur-angsur mulai pulih dan sebagian besar pengungsi sudah mulai kembali ke rumah mereka masing-masing untuk membereskan rumahnya.
Kendati demikian, bangunan SD Kebon Waru yang selama ini menjadi tempat pengungsian masih saja belum bisa efektif dikembalikan fungsinya sebagai tempat belajar, menyusul masih adanya beberapa keluarga yang harus tinggal hingga beberapa hari lagi.
“Saya berharap Minggu depan sudah bisa bersekolah kembali, bantuan dari Plan ini bermanfaat sekali untuk saya dan keluarga, tapi kalau bisa saya dan teman-teman di sini ingin cepat sekolah, “ kata Zahra, siswi kelas 3, yang sejak Selasa malam sudah mengungsi bersama orangtua dan kakaknya, mewakili teman-temannya.
Dalam siaran pers yang diterima tadi malam, Katharina Anggraeni, staff komunikasi Plan Indonesia mengatakan pihaknya telah mendistribusikan bantuan berupa hygiene kits kepada lebih dari 1,500 jiwa.
“Tapi masih ada sekitar 300 keluarga yang masih dalam waiting list kami. Namun, mayoritas penerima bantuan Plan menyatakan sangat terbantu dengan bantuan yang kami berikan, terutama untuk anak-anak dan perempuan dewasa,†tambahnya.
Lebih lanjut Katharina mengatakan, beberapa pengungsi berangsur-angsur mulai meninggalkan tempat pengungsian untuk kembali ke rumahnya. Katharina juga mengatakan, Plan Indonesia kini masih membagi-bagikan bantuan nonpangan kepada lebih dari 1,500 jiwa yang difokuskan di wilayah Jakarta Barat, seperti di Rawabuaya. Bantuan tersebut berupa 1,634 hygiene kits dan 6,536 selimut.
“Tadi pembagian baru di mulai sekitar pukul 18.45 dan kini masih berlangsung. Seperti biasa kami juga berkordinasi dengan pemerintahan setempat, mulai dari tingkat RW agar bantuan kami benar-benar diterima oleh orang yang paling layak menerimanya,†ujar Katharina lagi.
Sebagai organisasi kemanusiaan yang fokus pada pemenuhan hak anak, Plan berkepentingan untuk memastikan bahwa anak-anak terlindungi kebutuhannya. Karena itu, Plan berharap anak-anak di lokasi pengungsian mendapatkan prioritas bantuan. Bantuan nonpangan yang didistribusikan Plan Indonesia seperti selimut, perlengkapan sanitasi dan kebersihan ini diberikan berdasarkan hasil kajian tim tanggap bencana Plan Indonesia di lapangan menyusul bencana banjir yang melanda hamper seluruh kota Jakarta sejak Kamis (17/1).
“Kami juga berkoordinasi dengan BNPB dalam mendistribusikan bantuan agar bantuan ini bisa didistribusikan secara merata, efektif dan benar-benar sampai pada yang membutuhkannya. Besok, kami juga masih akan melakukan hal sama di wilayah yang terdampak banir lainnya,†ujar Peter La Raus, Country Director Plan Indonesia.[zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Sabtu, 11 April 2026 | 08:20
Sabtu, 11 April 2026 | 08:10
Sabtu, 11 April 2026 | 08:02
Sabtu, 11 April 2026 | 07:47
Sabtu, 11 April 2026 | 07:27
Sabtu, 11 April 2026 | 07:18
Sabtu, 11 April 2026 | 07:04
Sabtu, 11 April 2026 | 06:46
Sabtu, 11 April 2026 | 06:20
Sabtu, 11 April 2026 | 05:59