Berita

Tak Ada Penjarahan pada Saat Banjir Melanda Jakarta!

SENIN, 21 JANUARI 2013 | 00:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah membantah kabar yang beredar melalui media sosial soal penjarahan pada saat banjir di Jakarta.

Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Yanno Nunuhitu mengatakan bahwa selama banjir di Jakarta pada 2013 ini tidak ada penjarahan.

"Kami telah berkoordinasi dengan Polri. Informasi dari Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Alius, tidak ada penjarahan di Jakarta," ungkap Yanno, Minggu malam (20/1).

Untuk itu pihaknya meminta masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu, tapi percaya kepada Polri yang dibantu oleh TNI, dalam memberikan keamankan kepada masyarakat di Ibukota.

Sementara itu, secara terpisah, Koordinator Badan Pekerja Indonesia Media Watch (IMW), Ardinanda Sinulingga, mendesak Dewan Pers untuk segera menertibkan semua media yang menurut IMW ada yang mengeksploitasi pemberitaan terkait banjir di Jakarta.

"Ada portal online dan televisi yang menulis penjarahan. Ini jelas berita mengada-ada dan hiperbola. Kalau pencurian, memang ada."

Ardinanda yang tengah berada di posko pengungsi di Matraman, Jakarta Pusat ini mengatakan bahwa eksploitasi bencana oleh media dapat menyebabkan keresahan di masyarakat.

"Dewan Pers harus menindak media tersebut. Kasihan para pengungsi yang jadi panik takut rumahnya dijarah diakibatkan oleh berita hiperbola tersebut," demikian Ardinanda. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya