Berita

rusli (kiri)-Jon erizal (kanan)

Posko PARRA Indonesia Siaga Sampai Status Darurat Banjir Dicabut

JUMAT, 18 JANUARI 2013 | 18:01 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penegak Amanat Reformasi Rakyat (PARRA) Indonesia mendirikan Posko Banjir untuk membantu kebutuhan sehari- hari pengungsi banjir Jakarta.

Posko PARRA untuk Korban Banjir Jakarta ini dipusatkan di kantor DPP PARRA Indonesia, Jalan Cikoko Timur Raya, 34 Jakarta Selatan. Sementara dua posko pendukung berada di daerah Cawang Jalan MT Hayono dan Kalibata, Jakarta Selatan.

"Kami mendirikan posko ini dengan tujuan membantu saudara-saudara kami yang sedang mengalamai musibah bencana banjir. Hari ini kami salurkan nasi bungkus, bahan makanan, minuman kemasan dan bubur bayi," kata Ketua Umum DPP PARRA Indonesia Rusli Halim Fadli.

Bendahara Umum DPP PAN Jon Erizal juga tampak mendatangi Posko Pusat PARRA tersebut. Rusli mengatakan bahwa Posko ini disiagakan hingga status Jakarta darurat banjir dicabut pada 27 Januari mendatang.

"Tadi kami sudah mendata ulang kebutuhan di masing-masing posko pendukung. Insya Allah malam nanti kebutuhan tambahan pengungsi akan kami distribusikan," ungkap Rusli, mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini.

Rusli mengatakan musibah ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, masyarakat yang terhimpun baik individu, ataupun ormas dan partai politik juga harus turut membantu meringankan beban korban banjir ini.

"Persoalan kemanusiaan seperti ini tidak perlu diperdebatkan apalagi dicari-cari ini salah siapa. Bagi PARRA yang terpenting adalah semua pihak membantu sesuai dengan kapasitasnya. Kalau tidak bisa membantu minimal mendoakan semoga musibah ini bisa kita lalui bersama," imbuh Rusli.[zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya