Berita

jk-sby

Temui Presiden, JK Butuh Waktu Tiga Jam dari Sudirman ke Istana

JUMAT, 18 JANUARI 2013 | 11:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla hari ini mendatangi Istana Negara untuk menemui Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kedatangannya ini untuk melaporkan soal wilayah Poso dan pembangunan ekonomi di wilayah konflik itu. Selain itu, Kalla juga akan membahas inagurasi hewan langka Komodo sebagai keajaiban dunia.

Saat tiba, Kalla mengaku membutuhkan waktu lama menuju Istana. Ia berangkat dari Jalan Sudirman ke Istana yang biasanya dapat ditempuh 15 menit hingga 20 menit kini menjadi 3 jam akibat banjir dan macet.

"Saya sampai 3 jam dari Sudirman baru tiba di sini (Istana Negara)," ujar Kalla pada Presiden SBY di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Jumat (18/1).

Presiden SBY pun menanggapinya dengan tersenyum.

"Kemarin tamu negara kita dari Argentina juga kita undur 1 jam, karena dari Shangrila (hotel)  tidak memungkinkan untuk ke sini," keluh Presiden, seperti dilansir JPNN.

Jalanan kota Jakarta memang kembali dilanda banjir setelah hujan deras sejak Kamis malam (17/1) hingga pagi ini. Meski hujan, situasi Istana lebih baik dari kemarin.

Jalan melalui Kantor Setneg yang sempat tertutup banjir selutut kini sudah bebas banjir.  Genangan air yang sempat merepotkan di beberapa titik pun sudah tidak terlihat lagi.

Hanya masih terlihat beberapa petugas kebersihan Istana yang mengepel lantai akibat jejak sepatu yang mengotori lantai putih di beberapa gedung di kompleks itu. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya