Berita

teguh santosa/ist

Diperlukan Kedewasaan dalam Interaksi Media Sosial

KAMIS, 17 JANUARI 2013 | 15:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia belakangan kerap disebut sebagai ibukota Facebook dan Twitter mengingat jumlah orang Indonesia yang memiliki akun di kedua jejaring media sosial itu sangat besar dibandingkan di negara lain.

Untuk kepemilikan Facebook Indonesia berada di posisi ketiga dengan 80 juta akun, dan posisi kelima untuk Twitter dengan 30 juta akun.

Menurut praktisi media Teguh Santosa, fenomena ini cukup menggembirakan karena memperlihatkan semangat publik Indonesia yang begitu tinggi dalam melibatkan diri dalam komunikasi sosial. Namun di sisi lain, hal ini bisa menjadi bahaya manakala keterlibatan dalam komunikasi sosial di media-media sosial itu tidak disertai kedewasaan dan kebijaksanaan.

Dosen London School of Public Relations itu berbicara pada Workshop on Journalism bertema Media dan Konstruksi Sebuah Bangsa di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIP-AP), Medan, Kamis siang (17/1).

Kursus jurnalistik yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari sejumlah kampus di Medan itu digelar medanbagus.com dan Teguh School of Democracy serta didukung inilah.com.

Tanpa kedewasaan dan kebijaksanaan, media sosial dapat menjadi ajang untuk menyebarkan fitnah dan kebencian. Hal ini akan semakin parah bila masyarakat yang menerima informasi seperti ini tidak memiliki kemauan untuk menguji informasi yang disebarkan via media sosial.

"Ada kesan melalui media sosial simpati dan antipati dengan mudah di-copy dan paste begitu saja," ujar Teguh.

Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online itu juga mengatakan, walau memiliki jumlah akun media sosial yang begitu tinggi namun masyarakat pengguna internet di Indonesia tidak memiliki ketertarikan yang besar dalam mengelaborasi gagasan melalui e-mail.

"Saya khawatir masyarakat kita bergerak ke arah masyarakat yang instan, hanya peduli pada hal-hal yang superfisial dan tidak substansial," demikian Teguh. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya