Berita

ilustrasi

Warga Rawajati Butuh Bantuan, Jokowi Diminta Tak Diskriminatif

KAMIS, 17 JANUARI 2013 | 12:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketinggian air di kawasan RT 01, 03, 04, 10 RW 03 Kelurahan Rawajati Barat, Jakarta Selatan, mencapai leher orang dewasa saat ini Kamis, (17/1).  Banjir sudah terjadi sejak tiga hari lalu.

Namun kemarin sore sekitar pukul 18.00 WIB sempat turun tapi tiga jam kemudian kembali naik.

Karena itu, warga yang awalnya mengungsi di sebuah musholla terpaksa pindah ke SDN 5 di kawasan tersebut. "Mushollanya juga terkena banjir," ucap warga RT 03 RW 03 Rawajati, Aziz, sesaat lalu.

Sejak hari pertama banjir, tiga hari lalu, sampai saat ini masyarakat belum mendapat bantuan. Hal ini berbeda pada masa Fauzi Bowo memimpin Jakarta. Saat itu, dapur umum dan bantuan melimpah saat terjadi banjir. "Kita sekarang butuh bantuan. Harapan kita Jokowi jangan diskriminasi kepada korban," harapnya.

Karena, sambungnya, kemarin Jokowi mendatangi korban di RW lain, yang masih di kelurahan yang sama. Sementara, di RW 03/03 Jokowi tidak menyambanginya. "Saya nggak tahu kenapa. Tapi memang pada Pilkada kemarin, di RW itu menang Jokowi. Sementara disini, Foke yang menang," ungkapnya menebak-nebak. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya