ilustrasi
ilustrasi
Pasalnya, anak-anak beresiko tinggi jadi korban banjir. Karena fisik yang lemah, membuat mereka bisa terseret arus, cuaca dingin, lapar, masuk angin dan sebagainya.
"Di daerah Grogol anak umur 2 tahun meninggal terseret banjir," jelas Ketua Wasmonev Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) M. Ihsan pagi ini (Kamis, 17/1).
Karena itu, dia mengimbau kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah untuk memberikan perhatian khusus dan dukungan pada anak-anak agar terhindar dari bahaya banjir.
"Posko keliling dan posko menetap yang dibuat oleh pemerintah dan masyarakat harus menyediakan layanan untuk anak, termasuk tempat mengungsi yang layak untuk anak," ungkapnya.
"Diharapkan semua masyarakat memanfaatkan media informasi dan hotline service yang disediakan pemerintah dan media elektronik untuk melaporkan jika ditemukan ada anak yang dalam bahaya atau kondisi sakit," tandasnya. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Sabtu, 11 April 2026 | 08:20
Sabtu, 11 April 2026 | 08:10
Sabtu, 11 April 2026 | 08:02
Sabtu, 11 April 2026 | 07:47
Sabtu, 11 April 2026 | 07:27
Sabtu, 11 April 2026 | 07:18
Sabtu, 11 April 2026 | 07:04
Sabtu, 11 April 2026 | 06:46
Sabtu, 11 April 2026 | 06:20
Sabtu, 11 April 2026 | 05:59