Berita

Penumpang Kesal Info Tanah Abang Banjir Tak Diberi Tahu Sejak Awal

KAMIS, 17 JANUARI 2013 | 10:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kereta Api jurusan Tanah Abang-Serpong pada pagi hari biasanya sepi penumpang. Tapi tidak pada pagi ini (Kamis, 17/1). Kereta Commuter Line yang tiba di stasion Rawa Buntu, satu stasion sebelum Serpong, pada pukul 09.30 WIB, semua gerbongnya penuh sesak penumpang.

Mereka terpaksa 'balik kanan' karena kereta hanya sampai stasion Palmerah. Sementara tujuan mereka Tanah Abang, yang tak bisa dimasuki karena banjir.

Seorang penumpang yang turut dari kereta terdengar menggerutu. Dia kesal kenapa tidak dari awal disampaikan bahwa kereta hanya sampai Palmerah. "Baru disampaikan tadi di (stasion) Kebayoran," ungkapnya sambil berjalan.

Sementara itu, penumpang lain, yang juga baru turun dari kereta, mengimbau kepada penumpang lain yang sedang menunggu kereta ke arah ke Tanah Abang untuk lebih baik pulang saja. "Pulang-pulang aja. Banjir, banjir," katanya sambil tersenyum.

Padahal beberapa menit sebelumnya, seorang Satpam mengungkapkan, penumpang yang tiba pukul 06.30 sampai 07.00 WIB di Rawa Buntu juga tidak jadi melanjutkan perjalanan alias pulang setelah diinformasikan kereta hanya sampai Palmerah. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya