Unjuk rasa massa dari Aliansi Melawan Topeng Restorasi (Metro) dan Aliansi Sovi (Solidaritas Perempuan untuk Luviana) di depan kantor DPP Partai Nasdem Jalan Gondang Dia, Menteng, Jakarta Pusat berlangsung ricuh. Pihak Nasdem mengakui mereka terpancing atas aksi unjuk rasa membela Luviana, wartawan Metro TV yang disebut pengunjuk rasa di-PHK secara sepihak oleh manajemen dan pemilik Metro TV, Surya Paloh.
Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) Partai NasDem Effendi Syahputra menjelaskan, awalnya sekitar pukul 13.00 WIB kemarin datang gerombolan pendemo yang tidak mereka ketahui asal muasal. Karena memang tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
"Mereka tiba-tiba berteriak mengenai seseorang yang bernama Luviana, mantan karyawan Metro TV yang telah diberhentikan secara hormat oleh Metro TV. Massa demontran kemudian kami ketahui menamai dirinya dengan Aliansi Sovi dan Aliansi Metro," ujar Effendi dalam pesan BlackBerry Messenger yang diterima sekitar pukul 17.00 WIB kemarin.
Dilanjutkannya, massa kemudian membuat kegaduhan dengan mulai menghina nama Ketua Umum ormas Nasdem Surya Paloh. Tak sampai disitu, pengunjuk rasa kemudian menyebar tulisan-tulisan bernada fitnah dan melecehkan.
"Hal ini memancing beberapa teman-teman Garda Pemuda Nasdem, yang memang sedang berkumpul di kantor Nasdem dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dalam rangka Rapimnas Garda Pemuda," imbuhnya.
Karena tidak terima dengan hinaan tersebut, aktivis Garda Pemuda langsung mengambil posisi merebut poster-poster aksi, merebut pengeras suara aksi dan mengambil alih mobil komando. Tak dapat dihindarkan, keadaan menjadi tidak terkendali karena tampak pihak keamanan juga tidak mengantisipasinya.
"Massa chaos berakhir dengan pemecahan kaca mobil. Tidak ada insiden fisik dalam hal ini. Sebelum keadaan diredakan oleh pihak berwajib," ungkapnya.
"Saat ini teman-teman Garda Pemuda yang diduga melakukan perusakan sedang saya dampingi bersama rekan-rekan BAHU Nasdem menjalankan proses pemeriksaan di Polres Jakpus. Sedangkan pihak kami sendiri akan melaporkan koordinator lapangan pendemo karena telah melakukan penghinaan terhadap Ketua Umum Nasdem," tandasnya.[zul]