Berita

jon erizal (kanan)

Jadi Wirausahawan, Sarjana Jangan Malu Jual Teh Botol Sekalipun

RABU, 16 JANUARI 2013 | 08:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menjadi wirausaha tidaklah sulit asal ada kemauan. Menjadi wirausaha juga tidak perlu menunggu modal besar. Cukup dimulai dari usaha yang kecil-kecil dan dari potensi yang ada pada kita.

Misalnya, sambil kuliah kita membuka outlet teh botol. Modal teh botol tidak sampai Rp 1.000 per botol, tapi bisa dijual Rp 2.000 atau lebih. Dalam satu hari bisa terjual 100 atau 200 botol.

"Bayangkan kalau ada beberapa outlet, sudah berapa duit masuk," ujar pengusaha nasional, H. Jon Erizal, SE, MBA dalam Workshop Kewirausahaan dengan tema "Pengusaha Muda, Kenapa Tidak,"yang diadakan Mahasiswa Kewirausahaan dan Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI), Universitas Riau (Unri) di Aula Rektorat Unri, Panam, Selasa (15/1). Sekitar 100 mahasiswa Unri tampak serius mendengarkan kiat menjadi wirausaha yang disampaikan Bakal Calon Gubernur Riau itu.

Menurut Jon, masih banyak peluang-peluang lain yang dapat dilakukan. Namun, selama ini banyak yang gengsi untuk melakukannya.

"Masak, seorang sarjana menjual teh botol? Sikap seperti ini yang salah," kata putra kelahiran Bengkalis yang merantau ke Jakarta itu.

Kalau mau jadi wirausahawan, katanya, tidak boleh gengsi dan malas. "Kita harus tekun dan menjiwai serta pandai membaca peluang usaha," kata Bendahara Umum DPP PAN ini.

Jon Erizal lebih banyak membagikan pengalamannya sebagai seorang entrepreneur. Ketika tamat kuliah di Fakultas Ekonomi, Universitas Jayabaya, Jakarta, Jon terjun ke dunia perbankan.

Dalam usia 30 tahun, dia telah diangkat sebagai direktur. Namun Jon banting stir menjadi wirausahawan. Dia memulai dari usaha-usaha kecil. Misalnya, bersama kawan-kawannya membeli sapi untuk korban. Kemudian membuka peluang usaha-usaha lain. Bahkan, ketika mengambil magister manajemen di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Jon Erizal bersama mahasiswa seangkatannya mendirikan Perseroan Terbatas (PT) untuk mengelola parkir di kampus.

"Perusahaan ini masih jalan," ujarnya.

Sementara pembicara lain, Dr. Tang Antoni mengatakan peluang menjadi wirausaha masih terbuka lebar. Jiwa wirausaha ini harus diasah dari mulai mahasiswa. Setiap mahasiswa, dari jurusan apapun, harus memiliki jiwa wirausaha karena memang dibutuhkan. Mahasiswa kedokteran pun harus punya jiwa wirausaha, kalau tidak akan sukar berkembang.

"Jangan lagi berpikiran akan menjadi pegawai negeri atau bekerja di kantor karena peluangnya makin kecil," ujar dosen Unri keturunan Tionghoa itu.[zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya