Mustofa Nahrawardaya
Mustofa Nahrawardaya
Apalagi, Ketua DPP PAN Bima Arya di acara tersebut menegaskan, sejak dideklarasikan, PAN tidak pernah mengidentikkan dengan kelompok tertentu atau mengartikan diri sebagai partai Islam atau partai berbasis massa Islam.
"Itu strategi PAN untuk mendulang suara di luar kandang. Partai harus kreatif. Kalau nggak, dilibas partai lain yang lebih cerdas," ujar kader muda Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Jika pun benar-benar akan menjadi terbuka, PAN harus lebih baik dari sebelumnya. Karena bagaimanapun, munculnya Nasdem, menimbulkan 'alternatif baru' yang tentu berbeda dengan partai yang sudah terekam jejaknya. Namun, dia mengingatkan, PAN tidak mungkin dengan mudah mengubah style atau mengubah "image" karena sejarah yang mencatat.
"Jika PAN memaksakan diri dengan waktu yang sedemikian pendek, akan didapati mudharat yang lebih besar daripada manfaatnya. Istilahnya, burung di dalam sangkar kabur, hanya karena ingin mengundang burung lain masuk," katanya bertamsil.
Kenapa bisa kabur burung yang dalam kandang? Apakah warga Muhammadiyah atau umat Islam yang ada di PAN justru tidak suka dengan penegasan PAN sebagai partai terbuka di acara Natal lagi?
"Ketika juru mudi berganti, apapun bisa terjadi. Tetapi membuka pintu kandang terlalu lebar, akan membahayakan isi di dalamnya. Bagi pendatang baru di PAN, saya kira akan menyambut baik ide itu. Tetapi bagi yang mau mempelajari sejarah, saya kira tidak akan berani ambil resiko. Tahu penyebabnya? Partai terbuka itu sudah berlebih. Untuk apa PAN coba-coba," jawabnya.
Saat ditegaskan apakah dia pendatang baru di PAN, atau akan menjadi caleg dari PAN, Mustofa justru tertawa.
"Hahahaha. Saya belum menentukan pilihan. Ada beberapa partai yang nawarin (caleg)," ungkapnya.
Tapi apakah Anda kader PAN?
"Oh tidak. Saya Tenaga Ahli (di fraksi PAN) yang dibayar negara. (Saya) Belum pernah ikuti pengkaderan (di PAN)," jawabnya. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Sabtu, 11 April 2026 | 08:20
Sabtu, 11 April 2026 | 08:10
Sabtu, 11 April 2026 | 08:02
Sabtu, 11 April 2026 | 07:47
Sabtu, 11 April 2026 | 07:27
Sabtu, 11 April 2026 | 07:18
Sabtu, 11 April 2026 | 07:04
Sabtu, 11 April 2026 | 06:46
Sabtu, 11 April 2026 | 06:20
Sabtu, 11 April 2026 | 05:59