Berita

Jeffrie Geovanie

KISRUH NASDEM

Jeffrie Geovanie Bantah Disingkirkan Kelompok Tua

SENIN, 14 JANUARI 2013 | 12:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekretaris Majelis Nasional DPP Partai Nasdem Jeffrie Geovanie membantah perannya dibatasi oleh kelompok tua yang ada di partai tersebut.

Dia tidak bisa aktif di partai yang mengusung slogan perubahan itu karena punya kesibukan lain.

"Tidak benar itu (saya dibatas). Yang benar, sejak Juli 2012 yang lalu, saya memang tidak bisa aktif di partai dikarenakan kesibukan bisnis. Waktu saya lebih banyak di luar Jakarta," kata Jeffrie Geovanie dalam keterangan resminya (Senin, 14/1).

Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens menjelaskan soal isu pemecatan Rio Patrice Capella dan Ahmad Rofiq sebagai ketua umum dan sekjen DPP Partai Nasdem.

Menurutnya, pemecatan itu buntut pertarungan kelompok orang tua dan kelompok anak muda di Partai Nasdem.

Menurut Boni, Surya Paloh perlu mengajak kelompok lain untuk duduk bersama membicarakan kelanjutan NasDem agar tidak terjadi perpecahan. Misalnya, Jeffrie Geovanie yang saat ini sudah tersingkir, diajak bicara lagi.

"Kembalikan Jeffrie Geovanie, ajak bicara Hary Tanoe dan selesaikan masalah secara baik. Surya Paloh harus sadar bahwa selalu ada kelompok penjilat yang tak berpikir demi partai," ungkap Boni. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya