saleh daulay
saleh daulay
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Saleh P Daulay mengungkapkan, ringannya vonis terhadap pelaku korupsi tentu tidak akan memberikan efek jera. Padahal, hakikat utama pemberian vonis untuk memberikan efek jera, baik kepada terdakwa maupun kepada masyarakat lain.
Sementara, semua orang tahu kasus yang menjerat Angie itu adalah kasus besar yang telah banyak 'menelan' korban.
"Dengan hukuman seperti ini, saya khawatir justru korupsi akan semakin marak. Orang tidak akan takut lagi korupsi. Kan tidak apa-apa korupsi 40 miliar, lalu ditahan 4,5 tahun. Setelah dipotong masa tahanan ditambah remisi-remisi yang akan didapatkan, orang akan mendekam 3 tahun dan masih punya simpanan dana korupsi 40 miliar," jelas Saleh (Sabtu, 12/1).
Apalagi sambung Saleh, selama proses pemeriksaan dan persidangan, Angie tidak koperatif. Karena Angie kerap dinilai berbohong dan tidak menyampaikan semua hal secara jujur dan terbuka. "Kelihatannya, tidak ada keinginan dan kesadaran yang tulus untuk membantu aparat penegak hukum dalam menuntaskan persoalan hukum yang dihadapinya," ujar Saleh.
Karena Saleh tidak herankan, bila ada sebagian masyarakat yang menduga ada motif politik dibalik vonis itu. Tekanan politik seakan memaksa para hakim untuk menjatuhkan vonis ringan kepada Angie. "Dikhawatirkan, dengan vonis seperti ini kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan dan penegakan hukum akan semakin rendah," demikian Saleh. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Sabtu, 11 April 2026 | 08:20
Sabtu, 11 April 2026 | 08:10
Sabtu, 11 April 2026 | 08:02
Sabtu, 11 April 2026 | 07:47
Sabtu, 11 April 2026 | 07:27
Sabtu, 11 April 2026 | 07:18
Sabtu, 11 April 2026 | 07:04
Sabtu, 11 April 2026 | 06:46
Sabtu, 11 April 2026 | 06:20
Sabtu, 11 April 2026 | 05:59