Berita

Banjir di Tol Jakarta-Merak Harus Jadi Perhatian Serius

SABTU, 12 JANUARI 2013 | 10:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Banjir yang terjadi di Serang yang mengakibatkan terputusnya jalurnya tol Jakarta-Merak harus menjadi perhartian serius. Karena itu merupakan hulu dari sebuah masalah tata kelola sumber daya air yang diperparah oleh faktor cuaca ekstrim.

"Sudah menjadi tanggungjawab pemerintah dalam hal ini dipimpin BNPB untuk melakukan tanggap darurat terhadap bencana yang terjadi. Lebih daripada itu, Pemerintah (PU bersama Kemendagri) perlu melakukan review terkait tata kelola air di Indonesia,"  ujar anggota Komisi V DPR, Arwani Thomafi (Sabtu, 12/1).

Menurutnya, cuaca ektrim bukan satu-satunya faktor banjir diberbagai daerah di Indonesia. Jika Pemerintah dapat melakukan antisipasi yang baik, hal ini dapat diminimalisir. "Revitalisasi situ, rawa, bendungan & normalisasi sungai-besar dan daerah tangkapan air akan sangat membantu meminimalisir terjadinya banjir," ungkapnya.

Khusus yang terjadi di Serang, karena memutus tol Jakarta- Merak yang merupakan jalur distribusi primer pulau Jawa- Sumatra, perlu penanganan darurat yang cepat. Semakin lama penanganan, akan memperbesar pengaruh ketergangguan jalur distribusi barang yang pada urutan berikutnya mengganggu perekonomian nasional.

"Saya melihat 3 hari terakhir ini belum ada aksi nyata oleh pemerintah untuk mengurai persoalan di tol Jakarta-Merak tersebut. Padahal kerugian ekonomi dipastikan banyak. Belum lagi aktivitas sosial masyarakat di Banten-Jakarta yang mengandalkan jalur tol jelas dirugikan," tandasnya.

Diberitakan kemarin, kondisi Jalan tol Jakarta Merak di Km 57 sampai 59 Ciujung kembali bisa dilalui setelah ditutup sejak Rabu (9/1) dini hari ditutup akibat terjangan banjir.

Manager Humas PT Marga Mandala Sakti (MMS) Rahmatullah mengatakan, jalan tol dari arah Tangerang tujuan Merak dan sebaliknya kembali bisa dilalui sejak pukul 05.00 WIB, karena air di tol sudah surut. Namun demikian, untuk kendaraan kecil jenis sedan, disarankan untuk tidak melewati karena ketinggian air masih sekitar 40 cm.

"Jalan tol kembali dibuka sejak tadi pagi, meskipun masih ada genangan air sekitar 40 cm. Namun kendaraan besar dan sedang sudah bisa lewat," kata Rahmatullah di Serang, Jumat (11/1). [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya