Berita

ilustrasi

Setelah Kader Mega, Giliran Kader Prabowo Dicokok Polisi karena Nyabu

SABTU, 12 JANUARI 2013 | 09:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Dewan kembali tertangkat saat mengkonsumsi narkoba. Setelah anggota DPRD Tasikmalaya dari PDIP Ate Durangga belum lama ini, giliran anggota DPRD Bandarlampung yang kedapatan mengkonsumsi barang haram tersebut.

Kemarin, pukul 15.30 WIB, Jumat (11/1), Satuan Narkoba Polresta Bandarlampung dan Polda Lampung berhasil mengamankan empat orang yang diduga pengguna narkotika jenis sabu-sabu di kawasan Enggal.

Satu di antaranya adalah anggota Komisi A DPRD Bandarlampung Jimmy Khomeini. Tiga pelaku lainnya yaitu Engga, Hasbi, dan Iyan sang pemilik rumah.

Direktur Narkoba Polda Lampung Kombes Edi Swasono membenarkan penangkapan Jimmy Khomeini dan rekan-rekannya. ’’Ya benar. Satnarkoba Polresta Bandarlampung meminta bantuan kami untuk menangkap Jimmy Khomeini,” tutur Edi saat dihubungi via ponsel tadi malam.

Setelah ditangkap, sambung Edi, seperti dilansir JPNN, pihaknya langsung melakukan tes urine kepada para pelaku. Hasilnya, urine keempatnya mengandung amphetamine. Meski begitu, dia enggan menyebutkan berapa jumlah barang bukti yang ditemukan pada saat penggerebekan.

’’Dari tes urine itu, Jimmy Khomeini positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Lebih jelasnya langsung tanya polresta yang melakukan penangkapan,’’ tandasnya.

Terpisah, Kasatnarkoba Polresta Bandarlampung Kompol Sunaryoto pun mengakui penangkapan terhadap Jimmy Khomeini pada Jumat pukul 15.30 WIB atau bakda Asar di kediaman pelaku Iyan.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu buah alat pengisap alias bong. ’’Sekitar pukul 15.30, kami melakukan penggerebekan di kediaman Iyan. Di sana ada  Jimmy Khomeini, Hasbi, dan Engga. Keempatnya langsung dibawa ke polresta,’’ paparnya.

Pada saat penggerebekan, sambung Sunaryoto, keempatnya langsung dibawa ke Polresta Bandarlampung. Sebab terdapat barang bukti berupa bong. ’’Nah ketika diinterogasi, Iyan mengaku menggunakan sabu-sabu. Dia membeli paket hemat Rp200 ribu. Kami belum tahu dari mana membelinya. Ini masih terus dikembangkan,” jelasnya.

Sedangkan untuk Engga, dalam pemeriksaan mengakui menggunakan ekstasi pada saat pergantian tahun belum lama ini. ’’Sementara Jimmy Khomeini baru beberapa hari lalu mengonsumsi sabu-sabu. Sedangkan Hasbi hanya minum suplemen Kratingdaeng,’’ terangnya.

Sementara hingga tadi malam, Jimmy Khomeini yang juga kader Partai Gerindra tidak lagi berada di Mapolresta Bandarlampung. Dia dipindahkan ke Polda Lampung. Sedangkan Iyan, Engga, dan Hasbi menjalani pemeriksaan di polresta. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya